Seni Memasak Ikan Beracun di Jepang

    Raka Lestari - 21 Mei 2020 09:03 WIB
    Seni Memasak Ikan Beracun di Jepang
    Salah satu kunci agar ikan beracun ini aman dikonsumsi terletak pada bagaimana cara seorang chef dalam menyajikan hidangan ikan fugu tersebut. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Ikan fugu merupakan salah satu jenis ikan beracun. Di Jepang, ikan fugu memiliki cukup banyak penggemar meskipun bisa membahayakan.

    Salah satu kunci agar ikan beracun ini aman dikonsumsi terletak pada bagaimana cara seorang chef dalam menyajikan hidangan ikan fugu tersebut. 

    Untuk bisa menjadi chef yang dapat menyajikan ikan fugu ini, seorang chef tersebut harus berlatih selama berpuluh tahun. Chef Yutaka Sasaki asal Jepang ini menceritakan kisahnya, “Saya memulai karir saya sebagai chef ketika saya berusa 18 tahun,” ujarnya. 

    “Dan saya sudah menjadi chef spesialis ikan fugu selama 45 tahun. Jika seseorang ingin memasak ikan fugu, membutuhkan setidaknya waktu 10 tahun waktu pelatihan atau magang. Baik ikan fugu jantan maupun betina keduanya mengandung racun. Darah ikan fugu mengandung toksin mematikan yang disebut tetrodoksin,” jelas Chef Sasaki. 

    Menurut Chef Sasaki, mengonsumsi ikan fugu merupakan salah satu kemewahan. “Banyak orang yang belum pernah mencoba ikan fugu, tetapi mereka ingin bisa mengonsumsi ikan fugu setidaknya satu kali selama hidup mereka. Ikan fugu memiliki rasa yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Sesuatu yang misterius, dan sangat enak,” tuturnya. 

    “Ketika Anda memasukkan dagingnya ke mulut, Anda bisa merasakan kelembutan daging ikan fugu ini,” ujar Chef Sasaki. Ia juga menambahkan bahwa menyajikan hidangan ikan fugu merupakan perpaduan antara kerja keras dan seni. “Cara penyajian yang bagus dapat menonjolkan keindahan dari ikan fugu itu sendiri,” ujarnya. 

    Ia juga mengatakan bahwa menyajikan ikan fugu bukanlah tugas yang sederhana. “Anda harus memiliki komitmen yang besar dalam melakukan prosesnya. Ketika saya menyajikan ikan fugu, saya menyadari bahwa nyawa orang lain ada di tangan saya sehingga saya harus menyajikannya dengan sangat berhati-hati,” ujar Chef Sakaki. 

    “Hidangan ikan fugu ini benar-benar aman. Jika Anda melihat aku yang menyiapkannya, maka Anda akan bisa merasa aman juga. Hidangan yang otentik tidak hanya membutuhkan bahan-bahan yang otentik, tetapi juga kemampuan yang otentik. Hidangan ini harus dihidangkan dengan kemampuan super, yang hanya bisa dilakukan oleh chef yang terlatih,” tutupnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id