Jamur yang Sering Diolah dalam Masakan

    Sunnaholomi Halakrispen - 27 Juni 2020 16:02 WIB
    Jamur yang Sering Diolah dalam Masakan
    Jamur terbuat dari 90 persen air dan dikenal sebagai daging dari dunia sayuran. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Jamur terbuat dari 90 persen air dan dikenal sebagai daging dari dunia sayuran. Banyak daftar hidangan yang tidak ada habisnya yang dapat Anda siapkan di dapur Anda.

    Seperti dilansir timesofindia, dari banyaknya jenis jamur, beberapa di antaranya sering diolah dalam masakan di berbagai negara.

    1. Jamur Shiitake

    Jamur Shiitake adalah salah satu jamur populer di dunia, karena alasan yang baik. Jamur asli Jepang ini dikenal karena rasanya yang kaya, gurih, dan memiliki berbagai manfaat kesehatan.

    Jamur shiitake segar memiliki aroma kayu yang ringan. Memiliki tekstur daging dan kenyal, serta cocok dengan hampir semua kreasi masakan. Jamur ini juga populer untuk sifat obatnya, bahkan ditemukan dalam bentuk suplemen bubuk yang tersedia di banyak apotek herbal.

    Pada kreasi masakan, biasanya digunakan dalam sup, resep kukus, direbus, maupun tumis dalam hidangan vegetarian. Jamur shiitake rendah kalori dan kaya serat serta vitamin B. 

    Manfaatnya, baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kadar kolesterol darah, pengerasan pembuluh darah, diabetes, dan sebagai agen anti-penuaan. Juga, memiliki efek antibakteri dan antivirus yang menjanjikan.

    2. Jamur Tiram

    Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang dapat dimakan yang paling umum dan serbaguna dalam masakan. Jamur ini mudah dibudidayakan dan tumbuh terutama pada kayu yang membusuk.

    Jamur liar yang dapat dimakan ini ditanam secara komersial di seluruh dunia dan memiliki aroma yang agak manis, seperti adas manis. Sedangkan dagingnya lembut, bertekstur lembut, dan rasa yang ringan. 

    Jamur ini memperoleh namanya karena penampilannya yang mirip dengan tiram. Jamur tiram sebagian besar bebas lemak. Merupakan sumber mineral dan vitamin esensial yang baik termasuk niasin, riboflavin, vitamin B6, dan tiamin.

    Selain itu, memiliki banyak manfaat kesehatan. Di antaranya, menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, fungsi kekebalan tubuh yang lebih baik, dan meningkatkan kesehatan metabolisme.

    3. Jamur Porcini

    Jamur porcini adalah salah satu jamur paling populer di Masakan Italia. Ini dikenal sebagai jamur besar dengan penutup yang dapat tumbuh hingga diameter 12 inci. 

    Jamur porcini memiliki beberapa varietas yang berbeda, sedikit coklat kemerahan, memiliki batang yang tebal dan sedikit lengket untuk disentuh. Aromanya aromatik, kayu, dan kacang-kacangan, yang membuatnya menjadi jamur gourmet dan dicintai karena teksturnya yang halus. Jamur ini bisa dapat digunakan untuk membuat hidangan daging, saus, kaldu, telur, pasta, dan hidangan vegetarian.

    Jamur porcini memiliki manfaat nutrisi yang tidak perlu diragukan. Cocok untuk dijadikan pelengkap diet sehat, termasuk serat untuk kesehatan usus, antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh, protein untuk massa otot, zat besi untuk mineral esensial, serta tidak memiliki kolesterol dan lemak trans atau lemak jenuh.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id