Butter Tradisional Prancis dengan Teknik Malaxage

    Timi Trieska Dara - 21 Juni 2020 07:00 WIB
    Butter Tradisional Prancis dengan Teknik <i>Malaxage</i>
    Butter buatan Jean-Yves Bordier adalah salah satu yang masih memakai teknik tradisional. Ini keunikannya. (Foto: Dok. Atout Restaurant)
    Jakarta: Butter adalah hal yang membuat semua makanan menjadi lebih enak. Berasal dari cream susu atau lemak hewani yang mengkayakan sebuah rasa. Dan di Prancis ada Jean-Yves Bordier, seorang pengrajin butter. Jean-Yves membawa kembali ke abad ke-19 Prancis melalui malaxage, yakni teknik menggunakan roda kayu besar untuk menguleni butter. 

    Bagi Jean-Yves, malaxage adalah cara yang lebih romantis untuk membuat butter. Di rumah butter La Maison du Beurre, yang didirikan kakek dan ayahnya sejak 1927, itu Jean-Yves membuat butter yang diaduk, diremas, dan dibentuk dengan tangan.

    Jika Anda membayangkan butter dengan bentuk kuning kotak dalam kemasan plastik, itu tidak akan Anda temui di sini. Di La Maison du Beurre, semuanya diaduk, diremas, dan dibentuk dengan tangan.  

    "Saya selalu mengikuti prinsip bahwa emosional adalah sangat penting dalam membuat butter. Kemudian, kita dapat melihat apa yang dapat kita lakukan dengan emosi ini. Tapi jika saya membuat suatu produk hanya untuk pemasaran, saya tidak tertarik. Seperti saya tidak tertarik dalam membuat 10 juta ton butter. Itu bukan tugas Saya," kata Jean-Yves kepada Claudia Romeo, seorang jurnalis dari Food Insider.

    Jean-Yves pun menunjukkan teknik malaxage lengkap di rumah butter miliknya. Dimulai dengan potongan butter, kemudian ia mulai menguleni. Sedikit demi sedikit butter digiling dalam wadah lingkaran dengan roda kayu bergerigi untuk menjaga teksturnya.

    Butuh waktu lama untuk menguleni butter karena kualitas tekstur butter adalah hasil dari apa yang sapi makan. Pada musim dingin, sapi makan makanan ternak yang memberinya warna putih pada butter gembur, rapuh, dengan bau yang khas, dan agak basah. Sedikit demi sedikit butter diuleni hingga cantik.

    Butter Tradisional Prancis dengan Teknik <i>Malaxage</i>
    (Menguleninya masih dengan kayu, butter khas Prancis buatan Jean-Yves Bordier adalah salah satu butter terbaik. Foto: Dok. Food Insider)

    "Ini langkah tersulit. Pembuat butter menguleni dengan menggulung butter sedikit demi sedikit hingga menjadi butter yang luar biasa, itu tidak mudah," kata dia.

    Jean-Yves mengatakan butuh waktu setidaknya tiga tahun untuk belajar membuat butter istimewa ini. Mengapa? "Sebab matahari dan hujan tidak pernah turun sama setiap tahunnya," kata dia. 

    Hujan dan matahari memberikan rasa pada tanah dan rumput yang dimakan hewan ternak. Musik juga mendukung dalam tahap makan sapi dan pembuatan butter.  

    Tahap selanjutnya, pemberian garam. Garam menyerang molekul lemak dan kadar air pada butter. "Akan kehilangan hampir 1 liter air dalam sekali pembuatan (50 kg butter)," kata dia.

    Terakhir dan paling penting adalah kehilangan kelembapan. Butter yang baik biasanya dapat dinikmati setelah 3-5 hari kemudian.

    "Karena keseimbangan dan harmoni rasa akan terbuat dengan sendirinya. Alur (lekukan kayu) yang terbentuk itu menunjukkan bahwa butter itu dibuat di sini," kata Jean-Yves.

    Selain butter asli, La Maison du Beurre juga memproduksi butter berperisa di antaranya chilli butter, vanilla butter, dan seaweed butter.

    "Seaweed butter pertama kali saya buat pada tahun 1985. Salah satu butter khas dan unik karena kadang sangat berwarna dan beraroma ekstrem. Butter ini adalah identitas saya yang sebenarnya, seperti buckwheat butter," lanjut dia.

    Di rumah butter La Maison du Beurre, ini butter dibentuk dengan spatula bergerigi oleh tangan para pekerja. Ada bentuk kerucut bergerigi, tabung, bulat pipih, dan persegi panjang bergerigi. "Tidak ada mesin di sini," kata dia. Jadi, apakah Anda tertarik? 



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id