Apakah Kale Lebih Memiliki Banyak Manfaat daripada Bayam?

    Raka Lestari - 16 September 2019 16:12 WIB
    Apakah Kale Lebih Memiliki Banyak Manfaat daripada Bayam?
    Kale mengandung jumlah vitamin A dan vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi. (Foto: Women Health)
    Jakarta: Sayuran berdaun hijau ini dikenal karena memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah antioksidan.

    Berbagai jenis sayuran berdaun hijau sangat mudah Anda temukan, mulai dari bayam, brokoli, dan kale yang akhir-akhir ini tingkat popularitasnya cukup meningkat karena dianggap sebagai salah satu superfood. Namun apakah memang kale benar-benar pilihan yang terbaik?

    Women's Health mengumumkan bahwa kale sudah dikenal sejak abad ke-17. Sayuran ini mulai mendapatkan popularitas selama Perang Dunia II untuk memerangi malnutrisi pada saat terjadi kelangkaan makanan. Saat ini, kale banyak digunakan dalam membuat salad, dijadikan keripik, bahkan dipanggang bersama dengan roti.

    Menurut Torey Armul, RD, seorang ahli nutrisi mengatakan, hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Kale mengandung jumlah vitamin A dan vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi.

    Faktanya, satu gelas kale yang sudah dicincang mengandung 133 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. Selain itu, kale juga merupakan sumber yang baik untuk kalsium, serat, dan folat dengan kandungan gula dan kalori yang rendah.

    Sama seperti kale, satu cangkir bayam mengandung 7 kalori. Bayam juga dapat memenuhi setengah dari kebutuhan harian Anda akan vitamin A, dan hampir dua kali lipat kebutuhan harian akan vitamin K yang sangat baik untuk darah, tulang, serta jaringan. Armul juga menambahkan, bahwa bayam juga sarat dengan vitamin C dan folat.

    "Pada dasarnya, kale dan bayam sangat mirip. Namun jika Anda ingin mengetahui secara detail, kale memiliki lebih banyak vitamin C dan D dibandingkan bayam, dan bayam mengalahkan kale untuk kandungan folat, vitamin K dan zat besi," kata Armul.

    Namun keduanya sama-sama rendah kalori, serbaguna, dan mudah didapatkan tidak terganntung musim tertentu. Jadi, itu semua tergantung pada nutrisi apa yang ingin Anda penuhi dan mana yang memiliki rasa lebih enak jika Anda harus memilih antara kale atau bayam.

    "Sudah jelas bahwa menikmati makanan adalah indikator terbaik untuk makan lebih banyak kedepannya. Apa pun nilai gizinya, jika Anda tidak suka rasa kale yang agak pahit, mungkin Anda bisa memilih bayam," tegas Armul.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id