Membedakan Masker Spirulina Palsu dan Asli

    Dhaifurrakhman Abas - 07 Mei 2019 12:52 WIB
    Membedakan Masker Spirulina Palsu dan Asli
    Spirulina bubuk (Foto: Huffington Post)
    Spirulina sudah menjadi salah satu produk kecantikan. Ada yang berbentuk tablet dan bubuk, ada pula diproduksi dengan masker. Tapi para pemakai harus hati-hati dalam memilih produk masker spriulina, karena berisiko mendapatkan masker spirulina palsu.

    Jakarta: Spirulina merupakan mikroalga biru-hijau yang kaya manfaatnya. Salah satu jenis ganggang ini mampu meningkatkan kekuatan otot, tulang, juga jantung.

    Tak sampai di situ. Belakangan spirulina juga dimanfaatkan sebagai produk kecantikan. Selain berbentuk tablet dan bubuk, produk masker spirulina kini tengah digandrungi publik.

    Sebabnya spirulina digadang-gadang memiliki kandungan yang menyehatkan, juga bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan kulit. Sebab, kandungan zat gizi makro dari spirulina adalah karbohidrat, lemak, dan protein.

    Spirulina juga mengandung serat dan asam amino seperti lisin dan lainnya. Juga ada berbagai vitamin seperti vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D, vitamin E, vitamin K. Kolin dan lutein juga ada di dalam spirulina.

    Adapun manfaat ini baik untuk membersihkan kulit, menjaga kelembapan kulit, dan mengangkat racun-racun. Selain itu masker spirulina disebut-sebut sebagai anti penuaan yang juga mampu membasmi pertumbuhan jerawat.

    Namun, manfaat masker spirulina untuk kecantikan yang telah disebutkan hanya didapatkan kerika Anda menggunakan masker spirulina asli. Sebaliknya, produk palsu tidak memberikan manfaat dan justru bisa membahayakan keindahan kulit Anda.

    Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara membedakan masker spirulina palsu dan yang asli. Berikut penjelasannya:

    1. Pelabelan dan komposisi

    Untuk memastikan keasliannya, Anda bisa cek pada bagian label yang menyertakan istilah seperti "Spirulina", "Spirulina platensis", atau "Arthrospira platensis".

    Sementara dalam bentuk tablet, konten spirulina harus minimal sebesar 98 persen dan tidak boleh mengandung bahan pengawet atau pewarna buatan. Sedangkan jika membeli produk dalam bentuk butiran atau bubuk, kandungannya harus berisi 100 persen spirulina.

    2. Penampilan visual

    Masker Spirulina memiliki warna hijau gelap yang menarik. Permukaannya mengkilap, menunjukkan bahwa spirulina telah dihancurkan, dipadatkan, dan kemudian ditutup dengan lapisan untuk mencegahnya pecah lagi.

    Anda juga harus perhatikan jika ada debu yang tertempel di produk-ptoduk spirulina. Keberadaan debu juga menunjukkan bahwa produk telah kehilangan beberapa manfaat nutrisi dalam proses produksi.

    3. Bau

    Spirulina memang terkenal akan aromanya yang khas. Namun jika mendapati bau tak sedap, bisa jadi ada yang salah dari produk yang Anda beli.

    Sebab bau yang sangat kuat menunjukkan tingkat oksidasi yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa produk tersebut palsu atau rusak.

    Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif




    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id