Kegunaan SPF untuk Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

    Raka Lestari - 16 Juni 2020 08:05 WIB
    Kegunaan SPF untuk Melindungi Kulit dari Sinar Matahari
    Para ahli pada umumnya merekomendasikan kandungan SPF 30 atau lebih jika Anda menghabiskan waktu cukup banyak terkena matahari langsung. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: SPF atau Sun Protection Factor merupakan salah satu faktor yang biasanya dipertimbangkan ketika akan memilih sunscreen. Para ahli pada umumnya merekomendasikan kandungan SPF 30 atau lebih jika Anda menghabiskan waktu cukup banyak terkena matahari langsung. Namun sebenarnya, SPF yang tinggi tidak selalu berarti perlindungan yang terbaik.

    Kebanyakan sunscreen bermanfaat untuk menghalangi dua jenis radiasu ultraviolet (UV) yang berbahaya. Yaitu sinar UVA yang dapat menembus kulit lebih dalam dan menyebabkan keriput, bintik hitam, dan penuaan dini. Kemudian sinar UVB yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan kulit menjadi hitam. Kedua jenis sinar UV ini bisa menyebabkan kanker kulit.

    Akan tetapi tidak selalu kandungan SPF yang lebih tinggi selalu lebih baik. “Sekalipun ketika kandungan SPF tinggi, perlindungan terhadap sinar UVA akan menurun karena bahan didalamnya akan berinteraksi dengan sinar matahari. Itulah mengapa SPF 100 tidak direkomendasikan,” kata Orit Markowitz, MD, direktur Pigmented Lesions and Skin Cancer di Mount Sinai Hospital seperti dilansir insider.

    Menurut Skin Cancer Foundation, sunscreen yang mengadung SPF 15 sudah cukup untuk melindungi ketika melakukan aktivitas harian. SPF 15 ini sudah cukup ideal untuk melindungi kulit ketika sedang berjalan-jalan atau melakukan aktivitas harian. Tetapi jika Anda berencana untuk melakukan kegiatan di luar ruangan seperti hiking atau berenang, pastikan untuk menggunakan sunscreen dengan kandungan SPF 30.

    Dan yang paling penting juga adalah hindari sunscreen yang berbentuk spray karena karena para peneliti telah menemukan bahwa kebanyakan orang yang menggunakan tabir surya semprot hanya mendapatkan efektvitasnya sekitar 25 persen dari jumlah yang dibutuhkan. 

    Bahkan, untuk mendapatkan perlindungan yang tepat dari sunscreen jenis spray ini, Anda harus menyemprotkan setiap area pada tubuh seperti kaki, punggung, lengan, bahu, dan lainnya hingga enam detik, menurut Harvard Medical School.

    Dibandingkan yang berbentuk spray, pilih sunscreen berbentuk lotion dan oleskan pada kulit 15 menit sebelum Anda keluar rumah agar sunscreen bisa meresap ke dalam kulit Anda. Terlepas dari apa pun SPF yang Anda gunakan, Anda harus menggunakan kembali tabir surya setiap dua jam jika Anda menghabiskan banyak waktu di luar ruangan.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id