Kulit Terbakar Sinar Matahari Memicu Kanker?

    Sunnaholomi Halakrispen - 12 September 2020 16:05 WIB
    Kulit Terbakar Sinar Matahari Memicu Kanker?
    Jika kanker adalah jenis selain melanoma, 90 persen dari kasus kanker kulit kemungkinan besar disebabkan oleh paparan sinar UV. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Tidak ada paparan sinar UV apa pun yang sepenuhnya aman. Jika kanker adalah jenis selain melanoma, 90 persen dari kasus kanker kulit kemungkinan besar disebabkan oleh paparan sinar UV.

    Dikutip dari Medical News Today, melanoma adalah salah satu bentuk kanker kulit yang lebih umum dan juga salah satu yang paling berbahaya. Dokter menyatakan bahwa menghindari sengatan matahari merupakan cara terbaik untuk mencegah melanoma.

    Penulis studi yang diterbitkan pada tahun 2001 menyimpulkan bahwa risiko seseorang untuk melanoma berlipat ganda. Hal ini jika mereka mengalami sengatan matahari sebanyak lima kali atau lebih.

    Sejumlah masalah lain dapat diakibatkan oleh terlalu banyak paparan sinar matahari. Salah satunya, penuaan kulit dini, termasuk hilangnya elastisitas. 

    Kemudian, kulit menipis dan keriput perubahan pigmentasi. Selain itu, lentigin matahari, yang muncul di kulit sebagai bercak coklat dengan batas tidak beraturan.

    Menghabiskan waktu terlalu lama di bawah sinar matahari juga dapat mengakibatkan dehidrasi dan kelelahan panas, serangan panas, yang bisa berakibat fatal. Sementara itu, membatasi paparan sinar matahari dapat mengurangi risiko semua masalah tersebut.

    Beberapa orang percaya bahwa tabir surya hanya diperlukan saat matahari berada tepat di atas kepala, dari sekitar pukul 10:00 hingga 14:00. Diyakini sebagai kemungkinan terkena sengatan matahari paling tinggi saat ini.

    Namun, satu jenis radiasi UV, dari sinar UVA, terjadi konstan sepanjang hari. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pun terus memberi tahu masyarakat sekitar untuk menggunakan tabir surya.

    "Mengingat manfaat kesehatan masyarakat yang diakui dari penggunaan tabir surya, orang terus menggunakan tabir surya dan tindakan perlindungan matahari lainnya," tulis mereka.

    Tabir surya berperan penting dalam melindungi kulit Anda dari sinar matahari. Saat Anda menggunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi, dapat mengurangi risiko terkena kanker kulit, mencegah sengatan matahari, hingga mengurangi tanda-tanda penuaan pada kulit Anda.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id