Pertolongan Pertama pada Diare

    Raka Lestari - 20 Agustus 2019 18:08 WIB
    Pertolongan Pertama pada Diare
    Ilustrasi--Pexels
    Diare merupakan sebuah kondisi ketika pengidapnya melakukan buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. Pertolongan pertamanya salah satunya adalah meminum minuman yang mengandung elektrolit seperti oralit.


    Jakarta: Diare bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah karena faktor makanan. Hal yang perlu diwaspadai ketika seseorang mengalami diare adalah cairan tubuh yang tetap harus terpenuhi dengan baik. Hal ini karena jika cairan tubuh penderita diare tidak terpenuhi dengan baik, maka efek dari diare itu sendiri akan mengganggu sistem tubuh secara keseluruhan.

    dr. Yun Istatik, Dokter Umum di RS Pondok Indah-Pondok Indah menjelaskan diare merupakan sebuah kondisi ketika pengidapnya melakukan buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. Selain itu, diare juga ditandai dengan kondisi feses yang lebih encer dari biasanya.

    "Penyakit ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan dalam kasus tertentu bisa berlangsung hingga berminggu-minggu," dr. Yun Istatik.

    Ia memberikan tips mengenai pertolongan pertama yang harus dilakukan jika seseorang mengalami diare:

    1. Penuhi cairan tubuh

    Pertolongan pertama diare yang bisa dilakukan adalah konsumsi minuman yang mengandung elektrolit seperti oralit. Oralit terdiri dari campuran air dengan gula dan garam yang berfungsi untuk menggantikan elektrolit, mineral, dan gula yang hilang akibat diare.

    Saat Anda muntah atau mencret, konsumsi oralit 1 gelas diselingi dengan konsumsi air putih minimal 1,5 liter per harinya. Meski di pasaran terdapat oralit dalam bentuk kemasan, Anda juga bisa membuat oralit sendiri.

    Caranya dengan melarutkan satu sendok gula dan seperempat sendok garam dengan 200 ml air hangat. Pada dehidrasi ringan, Anda bisa minum oralit 50 ml per 1 kg berat badan. Sementara untuk dehidrasi sedang, berikan oralit 100 ml per 1 kg berat badan.

    Sementara itu pada bayi yang sedang diare, upayakan untuk menyusuinya lebih sering. Bayi yang sedang diare membutuhkan cairan pengganti yang mengandung nutrisi penting agar ia tidak kekurangan cairan dan nutrisi. Anda bisa memberikan ASI setiap jam sesuai kebutuhan.

    2. Istirahat

    Saat terkena diare, pertolongan pertama diare pada orang dewasa adalah dengan menghindari kegiatan-kegiatan berat. Istirahatlah total di rumah dan hentikan kesibukan Anda selama beberapa saat hingga sembuh.

    3. Konsumsi asupan yang tepat

    Pertolongan pertama diare untuk orang dewasa adalah makanan yang rendah serat dan semi solid agar bisa segera menyembuhkan penyakit diare Anda. Satu lagi yang penting, hindari makanan pedas, berminyak, dan berlemak.

    Sementara pada anak-anak Anda bisa memberikan pisang, rebusan daging ikan, ayam atau nasi. Hindari memberi makanan yang mengandung lemak, banyak gula dan pedas. Selain itu, hindari juga makanan berserat tidak larut seperti gandum utuh, bayam, kacang, tomat, timun, brokoli dan wortel.

    Namun jika pertolongan pertama tersebut masih tidak membantu, dr. Yun Istatik menyarankan untuk segera menemui dokter, terutama jika mengalami dehidrasi parah. Seperti muntah berulang kali, terdapat darah pada feses, dan jika diare sudah disertai demam.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id