12 Aneka Penyebab Kulit Gatal

    Anda Nurlaila - 30 September 2019 08:00 WIB
    12 Aneka Penyebab Kulit Gatal
    Ada beberapa penyebab gatal pada kulit. Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Ruam, memerah, dan disertai gatal merupakan gangguan yang pernah dialami semua orang. Rasa gatal dapat terjadi area tubuh tertentu atau di seluruh tubuh.

    Penyebabnya bermacam, mulai dari reaksi alergi, pemakaian kosmetik yang tidak sesuai hingga gangguan penyakit tertentu. Seperti dimuat WebMD, ada beberapa penyebab gatal pada kulit.

    1. Kulit kering

    Kelembapan kulit semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Gunakan krim kental atau salep sebagai ganti losion yang lebih baik dari losion yang dapat mengiritasi kulit. Hindari mencuci wajah lebih dari dua kali sehari. Kunjungi dokter kulit, dokter yang berspesialisasi dalam merawat kulit untuk perawatan yang lebih baik.

    2. Sabun 

    Bahan kimia dalam sabun dapat menghilangkan minyak alami dari kulit Anda dan membuatnya kering, bersisik, dan kasar. Anda bisa memiliki reaksi alergi terhadap aroma atau pewarna sabun. Pembersih lembuyang dapat tanpa kandungan alkohol dapat mengurangi risiko kulit kering. Demikian juga dengan detergen, gunakan sarung tangan saat menggunakannya. 

    3. Udara kering

    Baik iklim, angin musim dingin, atau pemanasan sentral, udara kering menarik kelembapan dari kulit Anda. Untuk mencegah gatal gunakan lip balm saat Anda pergi ke luar, pakai sarung tangan, dan jangan terlalu dekat dengan api unggun yang mengeringkan kulit Anda. Oleskan pelembap untuk mengembalikan kelembapan kulit.

    4. Mandi air hangat 

    Kulit yang memerah setelah mandi atau berendam air panas pertanda airnya terlalu hangat. Ini dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit Anda, dan bahkan membuatnya mengelupas. Kulit yang mengerut juga menandakan Anda terlalu lama di kamar mandi. Jika mandi air hangat lakukan dengan segera dengan air hangat daripada berlama-lama di shower air hangat.

    5. Ruam

    Bakteri, virus, jamur, infeksi, alergi, atau kondisi kulit dapat menyebabkannya. Sebuah bercak merah gatal kecil di kulit Anda yang lewat dengan cepat biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Tapi itu bisa lebih serius. Jika ruam menutupi tubuh, demam, mengalami lecet atau luka terbuka, sakit segera konsultasikan ke dokter untuk peawatan terbaik. 

    6. Infeksi

    Bakteri dapat menginfeksi kulit Anda dan menyebabkan gatal. Bila terjadi di lapisan atas kulit biasanya bukan masalah besar. Semakin serius jika infeksi mencapai lapisan kedua dan ketiga. Karena dapat menginfeksi darah dan organ Anda. Antibiotik biasanya membunuh bakteri. Pil dan losion antijamur mengobati infeksi jamur yang umumnya tidak serius.

    12 Aneka Penyebab Kulit Gatal
    (Kelembapan kulit semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Gunakan krim kental atau salep sebagai ganti losion yang lebih baik dari losion yang dapat mengiritasi kulit. Foto: Pexels.com)

    7. Gigitan serangga

    Nyamuk, kutu, kutu busuk, laba-laba, dan serangga lainnya dapat menggigit dan membuat kulit Anda gatal. Oleskan salep hidrokortison di atasnya, atau minum pil antihistamin jika itu benar-benar sakit. Dalam kasus yang jarang terjadi, gigitan serangga menyebabkan penyakit serius atau reaksi alergi. 

    Tanda bahaya yang harus mendapat perawatan medis yaitu kesulitan bernapas, lidah, bibir, atau wajah bengkak, sakit dada, pusing, muntah, sakit kepala dan dermatitis atopik di siku bagian dalam.

    8. Dermatitis atopik

    Merupakan bentuk eksem yang paling umum yang biasanya diturunkan dari orang tua. Kulit kering dan gatal sebagai reaksi terhadap sesuatu seperti asap rokok, parfum, atau serbuk sari. Dermatitis atopik lebih mungkin terjadi di lipatan siku dan bagian tubuh yang sering digosok. Hindari pemicunya, gunakan pelembap kulit dan jangan menggaruknya. Obat oles dapat membantu.

    9. Dermatitis kontak

    Jenis eksem ini membuat kulit Anda bereaksi terhadap sesuatu yang disentuhnya. Pewarna di sabun, tali arloji dari logam, sarung tangan karet, pipa tembaga atau parfum. Kulit dapat pecah-pecah, kaku, merah, dan bengkak, dengan lepuh berisi cairan. Dokter Anda akan menyarankan krim obat seperti kortison, obat alergi seperti antihistamin, atau mandi oatmeal untuk mengurangi rasa gatal.

    10. Hive

    Ini bintik kemerahan pada kulit Anda hilang dalam waktu 24 jam. Selain gatal, rasanya juga bisa menyengat atau luka. Reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, serbuk sari, atau hewan dapat menyebabkannya. Infeksi, stres, dan bahkan selesma juga dapat menjadi pemicu. Antihistamin dapat mengurangi rasa gatal. 

    11. Psorias

    Sel-sel kult yang tumbuh terlalu cepat sehingga menimbulkan bintik-bintik, lapisan kulit menebal dan berkerak. Anda bahkan mungkin mengalami benjolan merah berisi nanah yang disertai rasa dingin dan nyeri otot. Bentuk psoriasis langka, yaitu Psoriasis eritrodermik menjadikan kulit seperti terbakar. 

    12. Kehamilan

    Kadar hormon yang tinggi dalam darah mungkin membuat Anda gatal. Begitu juga kulit yang meregang seiring membesarnya janin dalam perut. Jika Anda menderita eksem, sering kali kambuh selama kehamilan. 

    Boleh saja mengobati dengan krim kortison, tetapi perhatikan jumlahnya. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda mengalami gatal yang mendadak dan intens, terutama pada trimester ketiga. Ini bisa menjadi tanda kondisi hati yang serius atau kolestasis.

    Konsultasikan ke dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) di beberapa rumah sakit, seperti Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, Rumah Sakit Royal Taruma, atau Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Atau kunjungi SpKK di dekat rumah Anda.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id