Dampak Negatif Diet Vegan pada Anak dan Ibu Hamil

    Raka Lestari - 25 Mei 2019 14:04 WIB
    Dampak Negatif Diet Vegan pada Anak dan Ibu Hamil
    Dampak Negatif Diet Vegan pada Anak dan Ibu Hamil (Foto: istock)
    Jakarta: Anak-anak, remaja, ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak melakukan diet vegan. Hal ini karena diet vegan "membatasi" dan "menghindari" makanan tertentu yang jika tidak dipantau dengan benar maka dapat menyebabkan kekurangan nutrisi atau menghambat perkembangan.

    Georges Casimir, seorang dokter anak di Queen Fabiola Children's Hospital tidak menyarankan diet untuk anak-anak dan wanita hamil karena kemungkinan bahaya yang tidak dapat diubah.

    "Masalah kesehatan potensial yang disebabkan oleh pola makan vegan adalah kurangnya protein dan asam lemak esensial yang cukup untuk otak yang sedang berkembang. Vitamin, termasuk bahan-bahan penting seperti D dan B12, kalsium atau bahkan nutrisi penting untuk perkembangan tubuh yang sehat tidak terpenuhi dalam diet vegan," ujar Casimir.

    Isabelle Thiebaut, presiden dari organisasi ahli gizi di Eropa menjelaskan bahwa penting untuk orang tua mengetahui bahwa penurunan berat badan keterlambatan psikomotor, kekurangan gizi dan anemia kemungkinan bisa disebabkan oleh mereka yang mengikuti diet vegan.

    Menurut Royal Academy of Medicine, jika orang tua tidak mengikuti aturan mengenai diet yang tepat maka anak-anak atau ibu hamil dan menyusui yang melakukan diet vegan harus mengonsumsi suplemen, tindak lanjut medis dan melakukan tes darah secara rutin.

    Meskipun begitu, pendapat berbeda diungkapkan oleh Academy of Nutrition and Dietetics, sebuah organisasi AS untuk profesional nutrisi. Menurut organisasi tersebut diet vegan yang direncanakan dengan tepat dan sehat, justru dapat memenuhi kebutuhan gizi dan dapat memberikan manfaat kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit tertentu.

    Menurut organisasi tersebut juga, diet vegan sesuai untuk semua tahap siklus hidup, termasuk kehamilan, laktasi, masa kanak-kanak, masa remaja, remaja, dewasa yang lebih tua, dan untuk atlet. Organisasi tersebut juga menyatakan bahwa mereka yang melakukan diet vegan memiliki risiko lebih rendah terhadap kondisi kesehatan tertentu, seperti termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, beberapa jenis kanker tertentu dan obesitas.

    Dikutip dari CNN Health, sebuah penelitian baru-baru ini yang mengeksplorasi dampak dari berbagai jenis diet menunjukkan bahwa pola makan yang berbasis vegan dapat menghindari 8,1 juta kematian per tahun pada tahun 20150 mendatang.


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id