Kenapa Orang Ngiler saat Tidur?

    Kumara Anggita - 16 Juli 2020 15:18 WIB
    Kenapa Orang <i>Ngiler</i> saat Tidur?
    Ketika Anda ngiler, air liur pada waktu itu mengumpul di dalam mulut dan bukannya ditelan, air liur itu menetes atau mengalir melewati bibir. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Pernahkah Anda terbangun dan melihat bantal basah kuyub? Setelah dilihat, ternyata basah itu muncul dari mulut. Ternyata semalam Anda ngiler saat tidur.

    Kira-kira apa hal yang membuat ini terjadi ya? Berikut penjelasannya.

    Mengutip dari Very Well Health, tubuh biasanya menghasilkan lebih dari 1 liter air liur per hari. Ini diproduksi oleh kelenjar ludah dan biasanya ditelan dan diedarkan kembali melalui aliran darah. 

    Ketika Anda ngiler, air liur pada waktu itu mengumpul di dalam mulut dan bukannya ditelan, air liur itu menetes atau mengalir melewati bibir. Ngiler ini lebih banyak terjadi di malam hari karena beberapa alasan

    Buka mulut

    Otot-otot tubuh rileks saat tidur, terutama saat tidur REM. Beberapa orang berpendapat bahwa posisi tidur mungkin penting dan bahwa kesamping membuat Anda jadi semakin mungkin untuk ngiler.

    Jawaban paling sederhana adalah bahwa Anda ngiler saat tidur karena mulut Anda terbuka.

    Hidung tersumbat

    Salah satu alasan terbesar mulut Anda bisa terbuka di malam hari adalah karena Anda tidak bisa bernapas dengan baik melalui hidung. Kita seharusnya bernafas melalui hidung, tetapi jika tersumbat, pilihan standar kita adalah bernapas melalui mulut. Jika ini terjadi saat tidur, air liur bisa menetes ke bantal kita.

    Hidung tersumbat dapat terjadi dengan pilek atau alergi.  Selain itu, septum hidung yang menyimpang dapat menyumbat hidung dan berkontribusi pada pernapasan mulut. Sebagai hasil dari obstruksi ini, baik mendengkur dan apnea tidur dapat dikaitkan dengan air liur.

    Air liur berlebihan

    Selain itu, air liur yang berlebihan (sialorrhea) dapat terjadi karena penggunaan obat-obatan atau kondisi medis lainnya. Ini mungkin terkait dengan kesulitan menelan akibat cedera otak, stroke, atau bahkan penyakit Parkinson.

    Ngiler sering terjadi pada siang hari juga. Ini juga dapat dikaitkan dengan penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau mulas pada malam hari.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id