Tips Jaga Kulit saat Tinggal di Area Penuh Polusi

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 Desember 2019 10:23 WIB
    Tips Jaga Kulit saat Tinggal di Area Penuh Polusi
    Efek polusi bagi orang dewasa mengakibatkan stres dan lebih berdampak kepada fisik secara langsung. (Ilustrasi/Pexels).
    Jakarta: Polusi tersebar di banyak area di Indonesia dan Jakarta merupakan salah satu wilayah yang terpapar banyak polusi. Mau tak mau, Anda yang tinggal di area penuh polusi harus menerima kondisi tersebut. Maka, ketahuilah tips tepat untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

    "Sebenarnya memang yang kemudian sempat disarankan adalah jangan terlalu banyak beraktivitas di luar, kalaupun beraktivitas di luar itu pakai masker," ujar Psikolog Klinis Veronica Adesla, M.Psi di Ocha & Bella, Hotel Morrissey, Jakarta Pusat.

    Akan tetapi, memang sangat susah untuk tidak ke luar ruangan jika aktivitas Anda memang mengharuskan Anda keluar. Menggunakan masker sendiri diyakini membantu kondisi  tersebut, karena dapat mengurangi residu polutan masuk ke dalam tubuh.

    Sementara itu, polusi lebih rentan terpapar ke anak-anak dan usia remaja. Sebab, pertumbuhan otak anak-anak belum optimal dan masa pertumbuhan pada saat terpapar polusi akan sangat berpengaruh ke otaknya, bahkan berisiko peradangan otak.

    "Jadi lebih rentan dengan pertumbuhan otak yang menjadi tidak optimal dibandingkan dewasa karena orang dewasa otaknya sudah tumbuh optimal. Bukan berarti kemudian tidak ada dampaknya (polusi bagi orang dewasa), tentu ada dampaknya tapi akan lebih berbahaya di anak-anak dan remaja," paparnya.

    Efek polusi bagi orang dewasa mengakibatkan stres dan lebih berdampak kepada fisik secara langsung. Apabila misalnya polusi membuat orang dewasa merasa pusing, selanjutnya dapat membuat kulit menjadi iritasi atau menjadi alergi, juga munculnya jerawat di sekitar wajah.

    "Stres itu membuat ketegangan emosi dan membuat ketegangan fisik. Kalau stres orang suka eksim, di kulitnya seperti muncul merah-merah, kulit terkelupas karena stres. Stres fisik bisa seperti itu," imbuhnya.

    Berbeda dengan stres emosional atau moody yang disebabkan oleh ketegangan. Sementara itu, membuat orang stres menjadi berkurang tingkat stresnya bukan berarti stres telah hilang, namun hanya dibuat rileks.

    "Cara membuat rileks itu adalah dengan salah satunya dengan mandi air hangat. Kalau mandi air dingin kan enggak, kalau mandi air hangat dia tubuhnya rileks, otot-ototnya juga jadi hangat karena air hangat itu merembes ke dalam kulit dan tubuh," jelasnya.

    Tubuh yang rileks selanjutnya berdampak baik dalam membuat pikiran menjadi lebih jernih. Orang dewasa yang mengalami stres karena efek polusi pun bisa tidur dengan kualitas yang optimal dan pikiran yang lebih tenang, memperlancar peredaran darah, serta stres menjadi berkurang.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id