Pasien Virus Korona bisa Sembuh?

    Sunnaholomi Halakrispen - 15 Maret 2020 14:03 WIB
    Pasien Virus Korona bisa Sembuh?
    Jika dinyatakan negatif atau sembuh dari virus korona covid-19 dan boleh dipulangkan, masyarakat tidak perlu khawatir. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Pasien positif virus korona covid-19 di Indonesia bertambah menjadi 96 orang. Meskipun virus telah mewabah dan belum ditemukan obatnya, namun diyakini bisa disembuhkan.

    "Tanpa diobati pun bisa sembuh, asal imunitas tubuh baik," ujar Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril, SpP, MPH, di Restoran Amertha, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Contohnya, terjadi pada pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien yang dinyatakan negatif yang telah dipulangkan dari rumah sakit. Ia menyatakan bahwa pasien yang diyatakan sembuh telah menjalani beragam perawatan intensif.

    Pasien yang dirawat rata-rata dua minggu, karena harus pemeriksaan laboratorium. Termasuk menjalani perawatan di rumah sakit dengan diisolasi. Maka jika dinyatakan negatif atau sembuh dan boleh dipulangkan, masyarakat tidak perlu khawatir.

    "Dia pulang butuh istirahat jaga kondisi tetap kurangi interaksi banyak pada kerabat dan keluarga. Dia tetap diharapkan pakai masker dulu sampai benar-benar sembuh," paparnya.

    Dr. Syahril menjelaskan, pasien yang dinyatakan sembuh pun tetap dipantau oleh dinas kesehatan setempat. Akan tapi, pemantauan tidak menakutkan seperti menggunakan police line.

    "Ini harus kerja sama nasional (terkait pemantauan). Selama seminggu sampai 10 hari sudah oke. Mohon jangan dikucilkan dan setelah itu memang tidak menular tapi butuh istirahat saja," terangnya.

    Pasien tersebut pun boleh berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Lantaran kondisi pasien sempat terserang virus, masyarakat pun diimbau untuk tetap peduli terhadap kondisi mereka.

    Misalnya, mengingatkan agar mereka melakukan isolasi diri di rumah atau mengupayakan agar tidak pergi ke tempat umum. Apabila pergi ke luar rumah, ingatkan untuk mengenakan masker.

    "Kalau happy, dikasih obat daya tahan tubuh, juga bisa. Pernah ada kasus pakai jas hujan sebagai APD-nya, jangan sampai seperti itu juga ya," tambahnya.






    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id