15 Makanan Terbaik Penderita Hipertensi

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 September 2020 10:38 WIB
    15 Makanan Terbaik Penderita Hipertensi
    Buah jeruk, termasuk grapefruit, jeruk, dan lemon, mungkin memiliki efek penurun tekanan darah yang kuat. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko paling umum yang dapat dicegah untuk penyakit jantung. Namun, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi. Selain mengonsumsi obat, perlu juga konsumsi makanan yang tepat.

    Dikutip dari Healthline, obat-obatan termasuk penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), biasanya digunakan untuk menurunkan tingkat tekanan darah. Akan tetapi, perubahan gaya hidup, termasuk modifikasi pola makan, dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah ke kisaran optimal dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    Mengikuti diet bergizi dan sehat jantung disarankan untuk semua orang dengan tekanan darah tinggi. Hal ini termasuk mereka yang menggunakan obat penurun tekanan darah.
    Diet sehat sangat penting untuk menurunkan tekanan darah dan menjaga tingkat optimal.

    Penelitian pun telah menunjukkan bahwa memasukkan makanan tertentu ke dalam makanan Anda, terutama yang tinggi nutrisi spesifik seperti kalium dan magnesium, mengurangi tingkat tekanan darah Anda. Berikut 15 makanan terbaik untuk hipertensi.

    1. Buah jeruk

    Buah jeruk, termasuk grapefruit, jeruk, dan lemon, mungkin memiliki efek penurun tekanan darah yang kuat. Mereka sarat dengan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda dengan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

    Sebuah studi selama lima bulan yang melibatkan 101 wanita Jepang menunjukkan bahwa asupan jus lemon setiap hari dikombinasikan dengan berjalan kaki secara signifikan berkorelasi dengan penurunan SBP. Merupakan sebuah efek yang dikaitkan para peneliti dengan asam sitrat dan kandungan flavonoid lemon.

    Penelitian juga menunjukkan minum jus anggur dan jeruk bali dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, jus anggur dan jeruk bali dapat mengganggu obat penurun tekanan darah yang umum, jadi konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum menambahkan buah ini ke dalam makanan Anda.

    2. Salmon dan ikan berlemak lainnya

    Ikan berlemak adalah sumber lemak omega-3 yang sangat baik, yang memiliki manfaat kesehatan jantung yang signifikan. Lemak ini dapat membantu mengurangi tingkat tekanan darah dengan mengurangi peradangan dan menurunkan kadar senyawa penyempit pembuluh darah yang disebut oxylipins.

    Penelitian pun telah mengaitkan asupan ikan berlemak kaya omega-3 yang lebih tinggi dengan menurunkan tingkat tekanan darah. 

    3. Chard swiss

    Swiss chard adalah sayuran berdaun hijau yang dikemas dengan nutrisi pengatur tekanan darah, termasuk kalium dan magnesium. Satu cangkir (145 gram) lobak yang dimasak masing-masing memberikan 17 persen dan 30 persen dari kebutuhan kalium dan magnesium harian Anda.

    Pada orang dengan tekanan darah tinggi, setiap peningkatan 0,6 gram kalium diet per hari dikaitkan dengan penurunan SBP 1,0 mm Hg dan penurunan DBP 0,52 mm Hg. Satu cangkir (145 gram) paket chard Swiss 792 mg nutrisi penting ini.

    Magnesium juga penting untuk regulasi tekanan darah. Kandungan ini membantu mengurangi tekanan darah melalui beberapa mekanisme, termasuk dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami, yang menghalangi pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan arteri, memungkinkan pembuluh darah untuk rileks .

    4. Biji labu

    Biji labu mungkin kecil, tetapi sangat berpengaruh dalam hal nutrisi. Sumber nutrisi terkonsentrasi ini penting untuk kontrol tekanan darah, termasuk magnesium, kalium, dan arginin, asam amino yang dibutuhkan untuk produksi oksida nitrat, yang penting untuk relaksasi pembuluh darah dan pengurangan tekanan darah.

    Minyak biji labu juga telah terbukti menjadi obat alami yang ampuh untuk tekanan darah tinggi. Sebuah studi pada 23 wanita menemukan bahwa melengkapi dengan 3 gram minyak biji labu per hari selama 6 minggu menyebabkan penurunan SBP yang signifikan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

    5. Kacang dan lentil

    Kacang dan lentil kaya akan nutrisi yang membantu mengatur tekanan darah, seperti serat, magnesium, dan kalium. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa makan kacang-kacangan dan lentil dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
    Sebuah tinjauan terhadap 8 studi yang melibatkan 554 orang menunjukkan bahwa, ketika ditukar dengan makanan lain, kacang-kacangan dan lentil secara signifikan menurunkan SBP. Juga tingkat tekanan darah rata-rata pada orang dengan dan tanpa hipertensi.

    6. Berries

    Buah beri telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan yang mengesankan, termasuk potensinya untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi. Buah beri adalah sumber antioksidan yang kaya, termasuk antosianin, yang merupakan pigmen yang memberi warna cerah pada buah.

    Antosianin telah terbukti meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah dan mengurangi produksi molekul pembatas pembuluh darah, yang dapat membantu mengurangi tingkat tekanan darah. Namun, lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi mekanismenya.

    Ada sejumlah buah beri yang dikaitkan dengan efek penurun tekanan darah. Di antaranya, blueberry, raspberry, chokeberry, cloudberry, dan stroberi. 

    7. Bayam

    Makan biji-bijian seperti bayam dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah Anda. Studi menunjukkan bahwa diet kaya biji-bijian dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.
    Sebuah tinjauan dari 28 penelitian menemukan bahwa peningkatan 30 gram per hari dalam biji-bijian dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi sebesar 8 persen. Amaranth adalah biji-bijian yang sangat tinggi magnesium. Satu cangkir masak (246 gram) menyediakan 38 persen kebutuhan magnesium harian Anda.

    8. Pistachio

    Pistachio sangat bergizi, dan konsumsinya telah dikaitkan dengan tingkat tekanan darah yang sehat. Kacang yang satu ini kaya akan sejumlah nutrisi penting untuk kesehatan jantung dan regulasi tekanan darah, termasuk kalium.

    9. Wortel

    Renyah, manis, dan bergizi, wortel adalah sayuran pokok dalam makanan banyak orang. Wortel mengandung senyawa fenolik tinggi, seperti asam klorogenat, p-coumaric, dan caffeic, yang membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengurangi peradangan, yang dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah.

    Meskipun wortel dapat dinikmati baik dimasak maupun mentah, memakannya secara mentah akan lebih bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah studi yang melibatkan 2.195 orang berusia 40-59 tahun, menemukan bahwa asupan wortel mentah secara signifikan dikaitkan dengan tingkat tekanan darah yang lebih rendah.

    Studi kecil lainnya pada 17 orang. Hasilnya, menunjukkan bahwa asupan harian 16 ons (473 mL) jus wortel segar selama tiga bulan menyebabkan penurunan SBP (Systolic Blood Pressure), tetapi tidak dengan DBP (Diastolic Blood Pressure)

    10. Seledri

    Seledri adalah sayuran populer yang mungkin memiliki efek positif pada tekanan darah. Sayuran ini mengandung senyawa yang disebut phthalides, yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tingkat tekanan darah.

    Studi yang sama yang mengaitkan asupan wortel mentah dengan penurunan tekanan darah. Hasilnya, ditemukan bahwa di antara sayuran yang biasa dikonsumsi, asupan seledri yang dimasak secara signifikan dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

    11. Tomat dan produk tomat

    Tomat dan produk tomat kaya akan banyak nutrisi. Termasuk, potasium dan pigmen likopen karotenoid.

    Likopen telah dikaitkan secara signifikan dengan efek menguntungkan pada kesehatan jantung. Selain itu, makan makanan tinggi nutrisi ini, seperti produk tomat, dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

    Sebuah tinjauan dari 21 penelitian menyimpulkan bahwa mengonsumsi tomat dan produk tomat meningkatkan tekanan darah. Juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kematian terkait penyakit jantung.

    12. Brokoli

    Brokoli dikenal karena banyak efek menguntungkannya pada kesehatan, termasuk kesehatan sistem peredaran darah Anda. Misalnya, menambahkan sayuran silangan ini ke dalam makanan Anda mungkin merupakan cara cerdas untuk menurunkan tekanan darah.

    Brokoli sarat dengan antioksidan flavonoid, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Selain itu, juga meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh Anda.

    Sebuah studi yang memasukkan data dari 187.453 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 4 atau lebih porsi brokoli per minggu memiliki risiko tekanan darah tinggi yang lebih rendah. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi brokoli sebulan sekali atau kurang dari itu.

    13. Yoghurt yunani

    Yoghurt Yunani adalah produk susu padat nutrisi yang dikemas dengan mineral yang membantu mengatur tekanan darah, termasuk kalium dan kalsium. 

    Sebuah tinjauan dari 28 penelitian menemukan bahwa mengonsumsi tiga porsi produk susu per hari dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi 13 persen lebih rendah. Sementara itu, peningkatan 7 ons (200 gram) dalam asupan susu per hari dikaitkan dengan 5 persen penurunan risiko hipertensi.

    14. Herbal dan rempah-rempah

    Jamu dan rempah-rempah tertentu mengandung senyawa kuat yang dapat membantu mengurangi tekanan darah. Prosesnya, dengan membantu pembuluh darah menjadi rileks. 
    Biji seledri, ketumbar, kunyit, serai, jintan hitam, ginseng, kayu manis, kapulaga, selasih, dan jahe hanyalah beberapa dari tumbuhan dan rempah-rempah yang telah terbukti memiliki potensi penurun tekanan darah. Data tersebut berdasarkan hasil penelitian terhadap hewan dan manusia.

    15. Biji chia dan rami

    Biji chia dan rami adalah biji kecil yang sarat dengan nutrisi yang penting. Biji-bijian ini bermanfaat untuk pengaturan tekanan darah yang sehat, termasuk kalium, magnesium, dan serat.

    Sebuah penelitian kecil selama 12 minggu pun telah dilakukan dengan melibatkan 26 orang dengan tekanan darah tinggi. Hasilnya, konsumsi 35 gram tepung chiaseed per hari menyebabkan penurunan tekanan darah baik pada orang yang diberi obat maupun yang tidak, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

    Selain itu, hasil dari tinjauan terhadap 11 penelitian menunjukkan bahwa makan biji rami dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Terutama, apabila dikonsumsi dalam bentuk biji utuh selama 12 minggu atau lebih.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id