Jenis-jenis Masker untuk Pencegahan Covid-19

    Raka Lestari - 01 April 2020 12:11 WIB
    Jenis-jenis Masker untuk Pencegahan Covid-19
    Masker merupakan salah satu alat pelindung diri yang bisa digunakan untuk mencegah penularan covid-19. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Masker merupakan salah satu alat pelindung diri yang bisa digunakan untuk mencegah penularan covid-19. Ada banyak sekali jenis masker yang beredar di pasaran dan memiliki tingkat efektivitas yang berbeda-beda pula dalam mencegah masuknya virus ke dalam tubuh melalui mulut.

    “Penggunaan masker merupakan salah satu cata untuk mencegah penyebaran covid-19. Hanya salah satu, bukan satu-satunya karena harus ada kombinasi dengan yang lainnya seperti cuci tangan, perilaku hidup bersih sehat, dan yang lainnya,” ujar dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), M.Sc, pH.D, dokter spesialis paru Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, pada Konferensi pers dari kantor Graha BNPB, Rabu, 1 April 2020.

    Ia menjelaskan beberapa jenis masker yang bisa digunakan untuk mencegah penyebaran covid-19 sebagai berikut:

    Masker kain

    Masker kain ini bisa dipakai oleh masyarakat sehat, digunakan di tempat umum dan fasilitas lainnya tetapi tetap usahakan untuk menjaga jarak 1 – 2 meter. Hal ini karena masker kain tidak bisa memproteksi masuknya semua partikel dan masker kain juga tidak disarankan bagi tenaga medis karena sekitar 40 – 90 persen partikel masih dapat menembus masker. Dan tentu saja idealnya penggunaan masker kain ini dikombinasikan dengan pelindung wajah.

    Masker bedah 

    Masker bedah ini merupakan jenis masker yang paling banyak ditemui di pasaran. Masker bedah ini bisa dipakai oleh masyarakat yang memang memiliki gejala flu atau influenza atau pada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, bersin, hidung berair, demam, dan nyeri tenggorokan. Sedangkan bagi tenaga medis, masker bedah ini bisa dipakai ketika sedang berada di fasilitas layanan kesehatan.

    Masker N95 

    Menurut dr. Erlina, penggunaan masker N95 ini sebaiknya digunakan oleh tenaga medis yang memang harus melakukan kontak langsung dan kontak erat atau kontak dekat dengan pasien-pasien yang sangat infeksius atau pasien yang memiliki tingkat infeksius yang sangat tinggi. Masyarakat umum sebaiknya tidak disarankan untuk menggunakan masker jenis ini.

    Facepiece respirator

    Masker jenis ini biasanya digunakan oleh para pekerja yang memiliki risiko tinggi terkena atau terpapar gas-gas yang berbahaya. Masker jenis ini biasanya dipakai pada masyarakat yang bekerja di industri agar partikel berbahaya tidak masuk ke dalam mulut.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id