Gejala Fisik yang Disebabkan oleh Kesepian

    Raka Lestari - 23 September 2020 18:51 WIB
    Gejala Fisik yang Disebabkan oleh Kesepian
    Jika Anda mengalami pilek, kesepian mungkin bisa menjadi penyebabnya.(Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Manusia merupakan makhluk sosial dan memang harus melakukan sosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya. Dan ketika merasa kesepian, manusia akan mengalami beberapa gangguan fisik. Hal ini tentu saja akan merugikan.

    Dan berikut ini adalah beberapa gejala yang mungkin terlihat ketika seseorang merasa kesepian:

    Flu, hidung tersumbat, dan gejala pilek lainnya

    Jika Anda mengalami pilek, kesepian mungkin bisa menjadi penyebabnya. “Ketika kita merasa kesepian, kita akan kehilangan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang tentunya bisa membuat kira merasa nyaman. Saat kesepian, kita akan merasa tidak nyaman dan merasa terancam ada di bawah tekanan,” kata Kory Floyd, seorang profesor komunikasi di Universitas Arizona, seperti dilansir Insider.

    “Dan sebagai akibatnya, kita akan menjadi "hyper-vigilant," yang dapat menyebabkan masalah lain, menekan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita mudah terserang penyakit,” ujar Floyd.

    Mengalami sakit yang tidak diketahui penyebabnya

    “Tubuh dan pikiran yang sehat dapat sembuh dengan sendirinya dari penyakit ringan, seperti flu dan pilek. Ketika seseorang merasa kesepian, mereka akan mudah sakit lagi dan lagi,” kata Babita Spinelli, seorang terapis yang berbasis di New York.

    Menurut Spinelli, seseorang yang kesepian mungkin akan merasa sakit atau stres berkepanjangan dan tidak mengira bahwa itu terjadi karena kesepian. “Mereka mungkin menganggapnya sebagai penyakit fisik tanpa menyadari bahwa ada masalah yang terjadi pada sisi emosional mereka,” ujarnya.

    Merasa tidak nyaman secara terus-menerus

    Perasaan kesepian juga akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena tubuh Anda mencoba memberi tahu Anda untuk melakukan koneksi dengan orang lain. Melakukan koneksi dengan orang lain merupakan sesuatu yang dibutuhkan untuk tetap bertahan hidup.

    “Rasa kesepian ini merupakan respon adaptif, yang membuat tubuh merasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman inilah yang memotivasi kita untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Sama seperti rasa lapar yang memotivasi kita untuk mencari makanan,” ujar ulianne Holt-Lunstad, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di Universitas Brigham Young.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id