Nyeri di Dada: Covid-19 atau Kecemasan?

    Kumara Anggita - 10 April 2020 10:06 WIB
    Nyeri di Dada: Covid-19 atau Kecemasan?
    Sakit di bagian dada tidak selalu menandakan Anda terkena covid-19. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Beberapa gejala dari covid-19 seperti hidung berair, sakit tenggorokan, dan sakit dada serupa dengan penyakit-penyakit lainnya. 

    Perlu diingat bahwa sakit di bagian dada tidak selalu menandakan Anda terkena covid-19. Gejala ini bisa muncul karena Anda sedang merasa cemas.

    Untuk mendapatkan kejelasan tentang ini, ketahuilah perbedaan sakit dada yang disebabkan oleh covid-19 dan sakit dada yang terjadi karena kecemasan. 

    Berikut penjelasannya yang dilansir dari Webmd.

    Michael W. Smith, MD menyebutkan bahwa Anda tidak boleh mengabaikan nyeri dada karena alasan apa pun. Jika Anda mengalami nyeri dada yang mendadak, lakukan tindakan untuk mendapatkan bantuan tercepat.

    Nyeri dada akibat serangan jantung biasanya terasa seperti tekanan atau sensasi diremas di bagian dada namun dapat bervariasi dari orang ke orang.

    Tantangannya adalah nyeri dada yang timbul karena kecemasan dan covid-19 dapat terasa mirip dengan nyeri jantung.

    Nyeri dada karena kecemasan

    Nyeri dada yang disebabkan oleh kecemasan biasanya muncul tiba-tiba. Anda kemungkinan akan mengalami detak jantung yang cepat pada kondisi ini. Anda bahkan mungkin merasa sulit bernapas. Sifatnya yang datang tiba-tiba ini menunjukkan kecemasan. 

    Namun, gejala yang sama dapat terjadi pada sakit jantung. Nyeri dada mendadak yang berlangsung lebih dari satu menit layak segera dilarikan ke dokter. Biarkan dokter Anda mencari tahu apakah itu terkait kecemasan atau jantung.

    Nyeri dada akibat covid-19

    Nyeri dada akibat covid-19 tidak akan datang tiba-tiba. Gejala covid-19 biasanya berkembang selama beberapa hari, mirip dengan infeksi virus lainnya. 

    Jadi jika Anda merasa baik-baik saja, yang Anda rasakan bukan karena virus korona. Tetapi jika Anda sakit selama beberapa hari dan merasa benar-benar buruk hinga saat ini,  Anda bisa saja sudah terkena  covid-19. Jika napas Anda pendek, segera hubungi dokter.

    Kapan pun Anda merasakan nyeri dada yang menetap dan Anda tidak yakin apa penyebabnya, segeralah cari bantuan medis. Jangan menghabiskan waktu mencoba mencari tahu apa penyebabnya.

    Dan terakhir, jangan lupa bernapas. Ada banyak alasan untuk cemas saat ini, namun sesungguhnya Anda bisa mengendalikannya.

    Meditasi mini

    Luangkan beberapa menit setiap hari (beberapa kali sehari) untuk melakukan latihan pernapasan dalam atau bisa juga disebut dengan mini meditasi. Ambil napas dalam-dalam yang lambat, isi paru-paru dengan udara  sepenuhnya, tahan selama beberapa detik, lalu lepaskan. Tarik napas selama 4 detik, tahan selama 2, lalu buang napas selama 4 detik. Dan ulangi.

    Sekarang bukan saatnya untuk menyimpan perasaan sendiri. Temukan teman tepercaya yang bisa menenangkan Anda. Seseorang yang dapat mengangkat Anda. Beristirahatlah dari berita.

    Jika terlalu berlebihan, cari bantuan profesional. Banyak terapis menawarkan sesi dengan harga yang lebih terjangkau dan cara yang mudah. Nyamankanlah diri Anda dan percaya bahwa kita bisa melewati ini semua.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id