Tanggapan Kemenkes soal Pasien Positif Korona yang Sempat ke Bali

    Raka Lestari - 14 Februari 2020 09:07 WIB
    Tanggapan Kemenkes soal Pasien Positif Korona yang Sempat ke Bali
    Ilustrasi-Antara
    Jakarta: Otoritas provinsi Anhui, Tiongkok, melaporkan bahwa seorang warga Negeri Tirai Bambu yang pernah mengunjungi Bali pada Januari lalu, dinyatakan positif terjangkit virus korona Covid-19. Menurut laporan situs Huainan Center for Disease Control and Prevention, Rabu 12 Februari 2020, ia adalah satu dari dua kasus terkonfirmasi virus korona Covid-19. Hal itu berdasarkan data epidemi tertanggal 5 Februari.

    “Terkait berita tentang warga negara Tiongkok yang terkonfirmasi positif korona itu warga negara Tiongkok bernama Jin datang pada 22 Januari dan kemudian pada 28 balik lagi ke Tiongkok melalui Bali dengan menggunakan maskapai Garuda," ujar Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achamd Yurianto, melalu teleconference di kantor Kementerian Kesehatan RI.

    "Dan, meskipun WNA Tiongkok tersebut datang pada 22 Januari, tetap kami sisir sampai tanggal 12 Januari,” sambungnya.

    Yurianto menambahkan, Kemenkes mulai mencoba perhitungan waktu, kalau terkonfirmasi positif pada 5 Februari berarti dia sudah melewati masa inkubasi.

    "Rata-rata di Tiongkok itu positif di hari ke sepuluh. Dan kalau hitung mundur, sepuluh hari dari tanggal 5 berarti ada pada tanggal 27 atau 28 Januari. Itu sudah mepet pada waktu kepulangan,” terang Yurianto.

    “Kalau misalnya terinfeksi pada tanggal 27, itu berarti dia masih di Indonesia. Dan kami sudah melakukan kajian analisis data sampai tanggal itu. Kami sudah menerima spesimen virus sebanyak 14 dari Bali. Dua orang WNI dan 12 WNA dan semua hasilnya negatif,” jelas Yurianto.

    Selain itu, menurut Yurianto, pada periode tersebut juga Kemenkes telah melihat daftar sampel Influenza dan tidak ada peningkatakn kasus Influenza yang meningkat secara signifikan di Bali.

    “Kami juga lengkapi dengan data Pneumonia berat, itu tidak ada. Sehingga kalau diduga terinfeksi pada 27 kemungkinan tidak ada karena situasi tidak mendukung pada saat itu," tegasnya

    Dikutip dari Medcom.id, jumlah korban tewas virus korona Covid-19 kembali bertambah dan hingga Rabu ini angkanya mencapai 1.112. Dari total tersebut, 1.110 terjadi di Tiongkok, dan dua sisanya di Filipina dan Hong Kong.

    Komisi Kesehatan Tiongkok juga mengonfirmasi tambahan 1.638 kasus infeksi korona di Hubei, provinsi munculnya virus tersebut pada akhir Desember 2019. Dengan tambahan kasus tersebut, total ada 44.200 infeksi korona yang terkonfirmasi di seantero Tiongkok.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id