Lea Michele Bercerita soal Diet dan Sindrom Polikistik

    Anda Nurlaila - 12 Oktober 2019 10:07 WIB
    Lea Michele Bercerita soal Diet dan Sindrom Polikistik
    Lea Michele--Health--YU TSAI
    Jakarta: Berada di dunia hiburan sejak kecil, Lea Michele sibuk dengan berbagai aktivitas di atas maupun di luar panggung. Penyanyi dan aktris 33 tahun menyadari dia harus merawat diri dan kesehatannya agar tampil maksimal dalam setiap penampilannya.  

    Pemeran Rachel Berry di serial Glee kepada Health mengutarakan pendapatnya soal kesehatan. Baginya, sehat adalah selaras antara pikiran, tubuh, jiwa dan menemukan hubungan utama di antara semua faktor tersebut. 

    Michele bercerita kesadaran menjaga kesehatan mulai muncul saat ia syuting Glee yang bisa berlangsung 17 jam sehari.

    "Saya sadar tidak mungkin minum kopi delapan gelas setiap hari dan makan makanan layanan antar setiap malam. Mungkin itu membuat saya kenyang tapi saya belajar semakin baik saya makan dan merawat diri, semakin baik penampilan dan perasaan saya. Dari sana, bola salju mulai terasa," katanya.

    Michele menambahkan mulai terobsesi mempelajari hal-hal menyangkut kesehatan yang baik, olahraga, makanan atau detoksifikasi. Dia lantas berbagi dengan penggemarnya di media sosial.

    Michele yang sebelumnya makan apa pun yang dia inginkan berubah saat ulang tahun ke-30. Saat itu Michele didiagnosis memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS). Efek samping penyakit ini bisa sangat buruk, seperti penambahan berat badan dan penampilan kulit yang buruk.

    Dengan pengawasan dokter Michele mulai menjalani diet untuk mengelola kondisi yang dia derita. "Saya sangat beruntung. Ada versi PCOS yang jauh lebih ekstrem yang membuat banyak perempuan kesulitan dan yang saya alami tidak terlalu kuat," terangnya.

    Dia mengaku tumbuh besar di keluarga yang memiliki hubungan dengan diet sehat membantunya mengatasi kondisi yang dia alami.

    "Makanan adalah kebahagiaan, dan saya tidak pernah memandang makanan sebagai musuh. Saya suka karbohidrat tapi tidak terlalu suka makan daging, bahkan sejak kecil," katanya.

    Dalam menjalani diet sehat, Michele mengaku sering masak sendiri. Sebab menurutnya dirinya harus tahu bahwa makanan yang masuk ke tubuhnya harus segar dan sehat.

    Seperti orang pada umumnya, perubahan metabolisme di usia 30-an membuat Michele merasa perlu mengenali tubuhnya lebih baik. "Sekarang saya meluangkan waktu untuk mendengarkan tubuh dan mencari tahu apa yang saya butuhkan. Yang terpenting adalah mengasup makanan yang terasa hebat pada tubuh dan perasaan saya," katanya.






    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id