Tersenyum Bisa Bikin Olahraga Lebih Optimal

    Anda Nurlaila - 19 Februari 2019 15:07 WIB
    Tersenyum Bisa Bikin Olahraga Lebih Optimal
    Bukti nyata tersenyum bisa mengoptimalkan pelari maraton Eliud Kipchoge untuk menjadi yang tercepat pada lomba lari maraton, Mei 2017. (Foto: AFP/JOHN MACDOUGALL)
    Jakarta: Ingin memperoleh manfaat optimal selama berolahraga dan latihan kebugaran fisik? Lakukan sebuah trik sederhana, yaitu tersenyum.  

    Sebuah studi di Inggris pada 2017 menguji manfaat tersenyum. Menunjukkan ekspresi bahagia ternyata membuat seseorang lebih berhasil menjalani olahraga dan aktivitas kebugaran lainnya.

    Tersenyum memberi efek menipu otak sehingga orang lain berpikir dirinya bahagia. Selanjutnya hal itu akan memicu pelepasan hormon kebahagiaan. Seperti dopamin dan serotonin yang dapat akan memperbaiki suasana hati.

    Dalam penelitian, empat kelompok pelari masing-masing diminta berlari sambil tersenyum, mengerutkan kening, merilekskan tubuh bagian atas, atau menggunakan strategi latihan mental yang biasa dilakukan.

    Baca juga: Bahan-bahan yang Sebaiknya Tidak Ditambahkan dalam Smoothie Anda

    Ketika para peserta berlari, sang ilmuwan mengukur berapa banyak oksigen yang mereka gunakan setiap langkahnya. Di situ angka yang lebih rendah menunjukkan latihan tersebut ternyata lebih efisien.

    Penelitian kecil dengan 24 peserta tersebut menunjukkan pelari yang tersenyum memperoleh hasil paling efisien. Kelompok tersebut mendapatkan upaya mereka yang lebih rendah daripada kelompok yang mengerutkan kening.

    Peneliti utama, Noel Brick. kepada New York Times mengatakan, tersenyum mungkin menyebabkan relaksasi otot secara keseluruhan. Dan, pada gilirannya mengarah pada kinerja keseluruhan yang lebih baik.

    Tetapi Brick mengingatkan, senyum yang dipaksakan justru menyebabkan semakin kecil kemungkinan mencapai hasil optimal. Sebab senyum yang rileks, tulus, dan alami merupakan trik terbaik saat berolahraga.

    Meskipun terdengar aneh, beberapa atlet terbaik dunia sukses menggunakannya. Pelari maraton, Eliud Kipchoge, tersenyum saat lari di lomba maraton pada Mei 2017. Dia menempuh jarak 26,2 mil dalam waktu tercepat sepanjang masa, 2 jam 25 detik. Kepada Wired, Kipchoge mengatakan tersenyum membantunya menenangkan diri dan mengatasi rasa sakit.

    Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif (3)




    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id