Jangan Sepelekan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Dhaifurrakhman Abas - 11 Januari 2019 15:56 wib
Apa dan bagaimana kelenjar getah bening? Ketahui lebih jauh
Apa dan bagaimana kelenjar getah bening? Ketahui lebih jauh lagi. (Foto: Ilustrasi. Dok. /Unsplash.com)

Jakarta: Jika merasa beberapa bagian tubuh menonjol, sebaiknya jangan dianggap sepele. Apalagi jika disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Sebabnya pembengkakan bisa menjadi pertanda bahwa tubuh sedang diserang bakteri atau virus. Seperti radang tenggorokan, TBC hingga HIV-AIDS.

Menurut Mayo Clinic, tubuh yang terpapar virus dan bakteri lantas membengkak karena sedang berupaya melakukan perlawanan. Menjebak virus dan bakteri agar tak menginfeksi ke seluruh tubuh.


(Jika merasa beberapa bagian tubuh menonjol, sebaiknya jangan dianggap sepele. Apalagi jika disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Foto: Ilustrasi. Dok. Joao Silas/Unsplash.com)

(Baca juga: Mengobati Bengkak pada Kelenjar Getah Bening)

Anda mungkin melihat pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian leher, bawah dagu dan ketiak. Virus dan bakteri yang menyerang organ genital seperti penyakit menular seksual juga bisa menyebabkan pembengkakakan di bagian selangkangan.

Dalam beberapa kasus, kelenjar getah bening bisa mengempis dengan sendirinya. Atau bisa melakukan perawatan sendiri dengan kompres menggunakan air hangat.

Namun jika tak mengempis lebih dari dua minggu, segera kunjungi dokter. Biasanya Anda akan mendapat pengobatan limfadenitis tergantung pada penyebabnya.

Jika tak diobati, dikhawatirkan tubuh akan mengalami komplikasi serius. Seperti pembentukan abses atau nanah berisi cairan, dan infeksi aliran darah (bakteremia).


(TIN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.