Kenali Rhesus Negatif pada Ibu Hamil

    Yatin Suleha - 30 Desember 2019 13:02 WIB
    Kenali Rhesus Negatif pada Ibu Hamil
    Apa itu rhesus negatif? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Anda tentu pernah mendengar Rhesus yaitu sistem penggolongan darah berdasarkan ada atau tidaknya antigen di permukaan sel darah merah, nama lainnya adalah faktor rhesus atau faktor Rh.

    Menurut dr. Yudianto, SpOG, rhesus (Rh) faktor merupakan sifat yang diturunkan yang mengacu pada protein tertentu yang ditemukan pada permukaan sel darah merah.

    Jika sel darah memiliki protein/antigen, maka disebut Rh positif - faktor Rh yang paling umum (di Indonesia 99 persen Rh positif). Jika tidak memiliki protein/antigen darah, maka disebut Rh negatif.

    Meskipun faktor Rh tidak mempengaruhi kesehatan, namun hal itu dapat mempengaruhi kehamilan. Kehamilan dengan Ibu Rh negatif membutuhkan perawatan khusus jika sang ayah bayi adalah Rh positif.

    Kenali Rhesus Negatif pada Ibu Hamil
    (Menurut dr. Yudianto, SpOG, rhesus (Rh) faktor merupakan sifat yang diturunkan yang mengacu pada protein tertentu yang ditemukan pada permukaan sel darah merah. Foto: Pexels.com)

    Yang ibu hamil perlu perhatikan

    Dr. Yudianto memaparkan setiap manusia berdasarkan protein faktor Rh pada permukaan sel darah merah akan tergolong berRh positif yang antinya mempunyai antigen Rh atau negatif yang artinya tidak mempunyai antigen.

    Protein/antigen Rh bila masuk ke dalam sirkulasi darah yang Rh negatif akan memicu pembentukan anti Rh yang dapat menyebabkan sel darah Rh positif hancur.

    "Itu sebabnya Ibu Rh negatif bila menikah dengan Ayah Rh positif, maka janin akan mempunyai darah Rh positif. Bila sebagian kecil darah janin masuk ke sirkulasi Ibu Rh negatif akan memicu sistem pertahanan Ibu akan membuat anti Rh," papar dr. Yudianto.

    "Bila anti Rh masuk ke dalam sirkulasi janin, maka sel-sel darah janin Rh positif akan hancur. Akibatnya janin akan mengalami anemia berat bahkan kematian. Biasanya janin kehamilan pertama tidak terpengaruh karena anti Rh belum terbentuk cukup banyak. Namun kehamilan berikutnya akan terancam," tambah dr. Yudianto. Untuk itu diperlukan pemeriksaan kehamilan selama Anda sedang mengandung.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id