Gejala dan Mengatasi Sengatan Panas pada Anak

    Torie Natalova - 20 Juli 2019 18:45 WIB
    Gejala dan Mengatasi Sengatan Panas pada Anak
    Gejala dan Mengatasi Sengatan Panas pada Anak (Foto: istock)
    Jakarta: Berjemur di bawah sinar matahari memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, terutama tulang Anda. Tetapi, meski sangat baik untuk kesehatan, berjemur di bawah sinar matahari dapat menyebabkan sengatan panas terutama pada anak-anak dan orang lanjut usia.

    Sengatan panas atau heat stroke adalah kondisi serius yang mengancam jiwa. Bahkan di Amerika, sengatan panas ini menyebabkan kematian hingga 3000 jiwa. Lansia dan anak-anak paling berisiko terkena serangan panas karena perubahan iklim.

    Sengatan panas tidak hanya ketika tubuh merasakan panas dari matahari. Ini sebenarnya ketika suhu tubuh inti naik di atas 40 derajat dengan disertai gejala kebingungan, kehilangan kesadaran dan mungkin juga kejang. Pada anak-anak ini terutama disebabkan oleh serangan panas lingkungan.

    Anak-anak rentan terkena sengatan panas karena tubuh mereka yang kecil dan pengaturan panas yang buruk. Misalnya, berkeringat bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan anak-anak dengan cukup efisien untuk secara efektif memanaskan tubuh mereka dalam kondisi ekstrem.

    Salah satu alasan utama mengapa banyak anak-anak mengalami sengatan panas adalah karena dibiarkan di dalam kendaraan, terutama antara usia 9 bulan dan 4,5 tahun. Bahkan pada hari-hari yang kurang hangat, matahari dapat memanaskan kendaraan hingga tingkat yang dapat menjadi bencana bagi anak-anak.

    Selain itu, anak-anak sering dibiarkan berjemur sambil bermain selama berjam-jam tanpa cairan yang cukup, pakaian pelindung matahari dan topi, juga tanpa istirahat cukup.

    Tanda-tanda sengatan panas pada anak-anak seperti kram otot, kelelahan dan sakit kepala. Ketika mengalami ini, anak harus diajak ke tempat yang lebih dingin serta minum yang banyak. Jika anak-anak mengalami heat stroke disertai gejala seperti muntah, perubahan tingkat kesadaran, kejang atau kelelahan parah, segera ke rumah sakit.

    Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan organ permanen termasuk otak dan ginjal dan bahkan kematian. Perlindungan terhadap sinar matahari pada anak juga penting untuk mencegah gangguan kulit di masa depan, sala satunya kanker kulit. Untuk mencegah anak-anak terkena sengatan panas, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut:

    - Tidur di kamar dengan pendingin saat panas terik di luar
    - Batasi aktivitas luar ruangan antara jam 11 hingga 3 sore di hari yang sangat panas
    - Berikan banyak cairan air minum
    - Kenakan pakaian longgar dan topi
    - Jangan pernah meninggalkan anak-anak di mobil tanpa pengawasan di tengah hari.



     

    (ELG)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id