Apakah Teknik PCNL Bisa Menghilangkan Batu Tanduk Rusa Ginjal?

    Kumara Anggita - 03 Agustus 2020 08:00 WIB
    Apakah Teknik PCNL Bisa Menghilangkan Batu Tanduk Rusa Ginjal?
    Apakah teknik operasi pengambilan batu ginjal bisa mengangkat batu seluruhnya? Berikut jawaban dokter. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Batu ginjal mungkin Anda sudah pernah mendengarnya. Tapi apakah Anda pernah mendengar batu tanduk rusa ginjal? Menurut Dr. Ponco Birowo, Sp.U (K), Ph.D, dokter spesialis urologi FKUI- RSCM batu tanduk rusa ginjal adalah salah satu batu ginjal yang bentuknya menyerupai tanduk. Batu tanduk rusa ginjal sering disebut dengan staghorn stone.

    Bila batu ginjal sudah berukuran besar dan mempunyai cabang-cabang yang terdapat di pelvis renalis sampai mengenai dua atau lebih kaliks renalis, sehingga membentuk gambaran seperti tanduk rusa. 

    Salah satu cara untuk mengatasi batu tanduk rusa ginjal adalah dengan operasi. Salah satu jenis operasi yang bisa Anda pilih dinamakan Percutaneous Nephrostolithotomy or Nephrolithotomy (PCNL). 

    PCNL

    Dr. Ponco menjelaskan bahwa PCNL merupakan teknik pembedahan minimal invasif untuk menghancurkan batu ginjal dengan menggunakan jarum (needle) dan guidewire. Benda ini nanti akan ditusukkan ke punggung pasien pada kulit dekat ginjal untuk mengakses ginjal dan saluran kemih bagian atas. Luka operasi pada teknik ini sekitar satu sentimeter. 

    Pada prosedur ini diperlukan pencitraan untuk menilai apakah akses ke ginjal sudah tercapai. Bisa menggunakan x-ray dan fluoroskopi (fluoroskopi adalah teknik pencitraan yang menggunakan sinar-X untuk mendapatkan gambar bergerak real-time dari suatu objek) ataupun ultrasonografi. 

    Setelah akses tercapai saluran kemih dilebarkan dengan dilator dan dimasukkan kamera untuk melihat struktur ginjal. Kemudian batu dihancurkan. Setelah semua batu dihancurkan, dilakukan pencitraan kembali apakah masih ada batu tersisa atau tidak.

    Tak bisa diangkat sepenuhnya

    Menurutnya operasi ini bisa membantu permasalahan di kebanyakan orang. Kendati demikian untuk beberapa orang, batu tidak bisa diangkat seluruhnya. Hal ini terjadi karena beberapa alasan tergantung kondisi ginjal orang yang memiliki batu ginjal.

    “Karena ginjal banyak ruangannya dan kalau ginjal sudah ada batunya biasanya ruangan suka berubah dari yang normal. Kadang pintunya sempit," katanya dalam Media Briefing RS dengan Tema Teknik Operasi untuk Menghancurkan Batu Tnaduk Rusak Ginjal Kini Tanpa Radiasi.

    "Kalau sudah sempit alat tak bisa masuk ke situ atau saat mengerjakan operasi tejadi pendarahan,” paparnya.

    “Harus kita hentikan dulu operasinya. Karena operasi yang penting aman dulu, masalah batu sisa atau tidak itu masalah kedua,” lanjutnya. 

    Namun secara keseluruhan, ia berhasil mengoperasi dan menghancurkan batu ginjal seluruhnya. Jadi teknik ini efektif untuk mengatasi permasalah ini.

    “Dari pengalaman saya, dari 100 yang saya operasi ada 88 yang batunya habis. Tapi ada 12 yang tak habis karena alasan yang bermacam-macam,” ujarnya.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id