Manfaat Vitamin D untuk Tubuh

    Raka Lestari - 05 Juli 2020 11:00 WIB
    Manfaat Vitamin D untuk Tubuh
    Kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk mendapatkan sinar matahari? Simak jawaban dari dokter spesialis gizi klinik. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Vitamin D merupakan salah satu yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imunitas agar tetap sehat. Sumber makanan yang mengandung vitamin D biasanya identik dengan susu. Selain susu, sinar matahari juga mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh. 

    “Vitamin D sangat penting untuk sistem imunitas tubuh sehingga penting sekali untuk mencukupinya. Dan pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang memang ada banyak penelitian mengenai hubungan antara vitamin D dan covid-19, tetapi karena masih baru sehingga masih belum ada evidence based,” ujar dr. Lady Dhita Alfara, M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, dalam Webinar Media Academy “Pola Makan Hemat dan Sehat Untuk Menjaga Imunitas” Kamis, 2 Juli 2020 lalu.

    Menurut dr. Dhita, penelitian mengenai vitamin D dan covid-19 memberikan gambaran yang penting antara inflamasi dengan kematian yang terjadi pada kasus covid-19. “Meskipun memang penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan,” ujarnya. 

    “Vitamin D ini bisa didapatkan dari bahan makanan seperti susu fortifikasi dan ikan salmon. Namun apakah dari makanan saja sudah cukup? Ternyata tidak, vitamin D dari makanan hanya memenuhi sekitar 10 – 20 persen kebutuhan tubuh akan vitamin D. Sehingga kita membutuhkan sinar matahari untuk bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D,” jelas dr. Dhita. 

    Menurut dr. Dhita, vitamin D yang berasal dari sinar matahari berguna untuk mengubah vitamin D yang tidak aktif menjadi vitamin D yang aktif. 

    “Kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk mendapatkan sinar matahari? Sebenarnya tergantung jenis kulit, letak lintang, dan indeks UV. Di Indonesia, secara umum waktu untuk berjemur pada jam 9 pagi sekitar 5 – 15 menit. Dan berjemur 2 – 3 kali seminggu juga sudah cukup,” saran dr. Dhita. 

    “Dan ketika akan berjemur juga sebaiknya perlu diperhatikan juga sensitivitas kulit apakah kulit kita mudah terbakar atau tidak. Kalau kulit kita mudah terbakar sebaiknya tidak berjemur. Dan sebagai penggantinya bisa mengonsumsi suplemen vitamin D tambahan. Namun dengan dosis yang tidak terlalu tinggi untuk mencegah defisiensi vitamin D,” tutup dr. Dhita. 

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id