Bolehkah Menggunakan Masker Saat Berolahraga?

    Raka Lestari - 25 September 2020 06:00 WIB
    Bolehkah Menggunakan Masker Saat Berolahraga?
    Haruskah memakai masker saat sedang olahraga intensitas ringan sampai sedang? Berikut paparan dr. Andi Nusawarta. (Foto: Dok.Kate Trifo/Unsplash.com)
    Jakarta: Meskipun saat ini sedang terjadi pandemi covid-19, tetapi kegiatan olahraga tidak boleh ditinggalkan.

    Dan penggunaan masker pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini memang diwajibkan, agar mengurangi risiko penyebaran covid-19. Masker harus digunakan setiap saat, sekalipun sedang berolahraga.

    “Penggunaan masker saat berolahraga boleh dilakukan selama itu merupakan olahraga intensitas ringan sampai sedang. Dengan menggunakan masker, justru dapat mengurangi risiko terinfeksi covid-19,” jelas dr. Andi Nusawarta, M.Kes, Sp.OT (K) Sport, Dokter Spesialis Bedah Tulang dan Sendi Konsultan Cedera Olahraga dan Arthroskopi.

    Menurut dr. Andi, penggunaan masker saat olahraga intensitas ringan sampai sedang, tidak berisiko.

    “Akan tetapi, lebih disarankan menggunakan masker kain karena pori-porinya lebih memungkinkan terjadinya pertukaran udara,” ujar dr. Andi dalam Webinar Cegah Cedera Olahraga Akibat Bersepeda & Lari, Kamis, 24 September 2020.

    “Masker kain memang tidak setebal masker bedah. Dan memang ketika olahraga kan kalau pakai masker yang terlalu tebal bisa pengap, sehingga dianjurkan menggunakan masker kain. Meskipun memang, kalau basah karena keringat dan dibiarkan mengering akan mengganggu napas,” ujar dr. Andi.
     
     


    Dr. Andi menyarankan jika berolahraga menggunakan masker, pemakaiannya maksimal empat jam.

    “Kalau tidak diganti maka maskernya akan menjadi tidak efektif karena keringat yang mengering di masker itu akan mengganggu proses bernapas,” tambahnya.

    “Akan tetapi, kalau sudah melakukan olahraga intensitas tinggi itu yang berisiko kalau menggunakan masker. Cara mengetahuinya bagaimana kalau olahraga yang kita lakukan adalah intensitas tinggi? Caranya adalah dengan melakukan tes bicara," kata dr. Andi.

    "Kalau saat kita berbicara terengah-engah maka itu sudah termasuk intensitas berat. Atau ketika kita melakukan tes dengan bernyanyi sudah tidak bisa, itu sudah termasuk olahraga intensitas tinggi,” jelas dr. Andi.

    Ia menjelaskan bahwa ketika melakukan olahraga intensitas tinggi, tubuh akan memerlukan oksigen dalam jumlah besar.

    “Sehingga ketika menggunakan masker, saat kebutuhan oksigen sangat besar maka akan sangat membahayakan,” ujar dr. Andi.

    “Dan yang tidak boleh terlupakan juga adalah ketika berolahraga, tetap harus melakukan protokol kesehatan seperti disiplin menjaga jarak serta sering mencuci tangan,” tutup dr. Andi.

    (TIN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id