comscore

6 Penyebab Amandel Membengkak

Torie Natalova - 04 September 2019 15:32 WIB
6 Penyebab Amandel Membengkak
Amandel yang membengkak atau dikenal sebagai tonsilitis, kerap dikaitkan dengan beberapa jenis peradangan seperti virus, alergi, dan infeksi. (Foto: Kristina/Pexels)
Jakarta: Amandel yang bertugas melawan infeksi saat mencoba menyerang tubuh, seringkali menjadi bengkak dan sakit. Amandel yang membengkak atau dikenal sebagai tonsilitis, kerap dikaitkan dengan beberapa jenis peradangan seperti virus, alergi, dan infeksi.

Menurut Craig Zalvan, profesor otolaringologi klinis di New York Medical College, pembengkakan amandel yang datang dan pergi, umumnya tidak terlalu mengkhawatirkan daripada pembengkakan yang bertahan atau semakin buruk dari waktu ke waktu.
Penting juga untuk melihat gejala lain yang terjadi bersamaan. Seperti demam, penurunan berat badan atau benjolan di leher atau bagian tubuh lainnya. Adapun beberapa penyebab pembengkakan amandel yang dialami orang dewasa seperti berikut ini:

1. Tubuh sedang melawan virus

Infeksi tonsil virus sangat umum menjadi penyebab pembengkakan. Ada beberapa jenis virus yang dapat memengaruhi amandel dan memicu pembengkakan seperti influenza, Epstein-Barr, herpes simplex, adenovirus. Tonsilitis yang disebabkan oleh virus biasanya akan hilang begitu tubuh dapat melawan infeksi atau rata-rata 10 hari.

2. Radang tenggorokan

Radang tenggorokan adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan pembengkakan amandel dan peradangan. Selain kesulitan menelan, Anda mungkin juga mengalami bau mulut dan kesulitan membuka mulut. Jika tak diobati, tonsilitis bakteri dapat memicu nanah berkumpul di sekitar amandel yang mungkin memerlukan pengobatan dengan antibiotik.

3. Amandel perlu dibersihkan

Selain bengkak, Anda mungkin mengalami sensasi penuh di tenggorokan. Kondisi ini biasanya dikenal dengan batu amandel. Bintik-bintik kuning putih yang muncul di amandel biasanya merupakan hasil dari partikel makanan kecil yang menumpuk di celah-celah amandel dan memicu pertumbuhan bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan pembengkakan.

4. Asam lambung

Ketika asam lambung naik dan masuk ke tenggorokan secara teratur, pembakaran dan iritasi kronis dapat menyebabkan amandel membengkak. Anda merasa perlu membersihkan tenggorokan dengan air, sulit menelan atau batuk-batuk.

5. Alergi meningkat

Iritasi lingkungan seperti alergen, debu, dan polusi dapat menyebabkan iritasi dan peradangan, tapi biasanya tidak menyebabkan pembengkakan amandel. Namun, iritan ini dapat menyebar bersama dengan alergi atau sinusitis seseorang dan memicu peradangan di saluran napas bagian atas, paru-paru, dan kerongkongan yang menyebabkan amandel.

6. Potensi kanker

Kanker amandel hampir selalu terkonsentrasi di satu sisi dan dapat hadir dengan pembengkakan dan rasa sakit tanpa gejala lainnya. Merokok kronis dan alkohol, dulu menjadi penyebab paling umum kanker amandel. Kini, kanker amandel lebih sering disebabkan oleh HPV yang dapat dicegah melalui vaksin HPV.

(FIR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id