Mengapa Wajah Anda Harus Terhindar dari Sinar Matahari?

    Timi Trieska Dara - 21 Januari 2020 09:07 WIB
    Mengapa Wajah Anda Harus Terhindar dari Sinar Matahari?
    Radiasi ultraviolet dari matahari menginduksi mutasi pada DNA kulit yang dapat menyebabkan kanker kulit. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Jika Anda beraktivitas di luar rumah, seperti berjemur di pantai, atau sekadar duduk di taman, jangan lupa untuk melindungi kulit, terutama wajah Anda. Sebab, ada sejumlah dampak negatif, jika sinar matahari langsung mengenai kulit Anda,  

    "Alasan nomor satu untuk menghindari menempatkan wajah Anda di bawah sinar matahari adalah risiko kanker kulit. Radiasi ultraviolet dari matahari menginduksi mutasi pada DNA kulit yang dapat menyebabkan kanker kulit," kata Dr. Lana Kashlan dari CosmeSurge Dubai, seperti dilansir dari vogue.

    Dia menambahkan, faktanya, jenis kanker kulit yang paling umum, karsinoma sel basal (basal cell carcinoma), paling sering ditemukan di kepala dan leher. "Karena paparan sinar matahari ke area-area ini," tambahnya.

    Kunci untuk melindungi diri sendiri adalah tabir surya. "Selalu gunakan tabir surya. Pastikan Anda dilindungi sinar UVA dan UVB," kata Rebecca Treston, Pendiri Rebecca Treston Aesthetics. 

    Penting untuk memahami perbedaan antara keduanya. "Sinar UVA menembus kulit cukup dalam, mengubah pigmentasi Anda menjadi cokelat. Sinar UVB adalah sinar matahari yang utama," jelas Treston.

    Bahkan jika Anda hanya berencana untuk menghabiskan sedikit waktu di bawah sinar matahari, sinar ini masih dapat menyebabkan kerusakan, terutama yang terlebih dahulu kena sinar matahari.

    "Sinar UVA bahkan dalam jumlah kecil dapat menyebabkan photoaging dan menyebabkan kerusakan pada lapisan dermis kulit. Kerusakan pada dermis menyebabkan kolagen dan elastin menyusut yang menyebabkan kerutan muncul di lapisan atas kulit," jelas Dr. Jaffer Khan, pendiri Aesthetics International dan Nova Clinic.

    Bagi mereka yang masih mengandalkan pelindung pada SPF, Dr. Khan menambahkan, terlalu banyak terkena sinar matahari dengan atau tanpa perlindungan juga dapat menyebabkan kulit terbakar. "Ini yang dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik matahari." terangnya.

    Kecenderungan dalam beberapa tahun terakhir Dr. Kashlan mengingatkan, beberapa orang menganggap bintik-bintik itu lucu, tapi kami menganggapnya sebagai penanda kerusakan akibat sinar matahari. "Dan ketika Anda memiliki terlalu banyak bintik-bintik itu menyatu menjadi bercak coklat yang lebih besar yang membuat kulit terlihat kusam dan kurang bercahaya," imbuhnya. 

    Cara terbaik untuk melindungi kulit Anda adalah untuk tetap berada di dalam rumah antara pukul 10.00  dan 14.00. "Saat sinar matahari yang membakar adalah yang terkuat," kata Treston. "Selalu lindungi kulit Anda dengan pakaian, topi, dan tabir surya jika Anda pergi ke luar," saran Treston





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id