Dampak Tak Bersihkan Rumah Usai Banjir dan Solusinya

    Sunnaholomi Halakrispen - 04 Januari 2020 18:07 WIB
    Dampak Tak Bersihkan Rumah Usai Banjir dan Solusinya
    Banjir menyisakan sejumlah pekerjaan, yaitu membersihkan isi rumah yang terdampak banjir. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Banjir menyisakan sejumlah pekerjaan, yaitu membersihkan isi rumah yang terdampak banjir. Jika tidak sepenuhnya dibersihkan, dapat menyebabkan kerusakan parah.

    Akibatnya lagi, Anda perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya perawatan atau pergantian barang yang terbilang tak murah.

    Tidak hanya ini dapat merusak integritas struktural rumah, tetapi dapat menyebabkan perbaikan mahal untuk sistem listrik Anda, seperti televisi, AC, kulkas, dan lain-lain. Hal yang paling penting, kegagalan pemberihan usai banjir dapat menciptakan kondisi yang sempurna bagi jamur untuk tumbuh.

    Seperti disilansir dari learn.allergyandair, jamur bisa jadi tidak menyenangkan, bahkan berbahaya, bagi sebagian orang. Tentunya, jamur dapat menyebabkan gejala alergi yang parah serta menyebabkan asma, yang sangat berbahaya bagi anak-anak dan orang tua atau orang lansia (lanjut usia).

    Efek dari jamur dapat menyebabkan penyakit. Namun, ada sejumlah tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah tumbuhnya jamur di rumah usai terjadinya banjir.

    Salah satu ide cerdas ialah berinvestasi pembersih udara untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran spora kapang. Pembersih udara dapat membantu menjaga udara dalam ruangan Anda lebih dari sekadar spora kapang. 

    Peralatan ini juga dapat menghilangkan bau tidak sedap, serbuk sari, bulu hewan peliharaan dan banyak lagi dari udara Anda, membantu rumah yang sehat. Dianjurkan agar siapa pun yang mengalami alergi atau gejala asma berinvestasi dalam pembersih udara seperti ini.

    Tips pertama, tetaplah aman.

    Anda mungkin terpaksa meninggalkan rumah jika banjir sudah cukup parah. Pastikan Anda juga aman ketika kembali ke rumah untuk mulai berurusan dengan akibatnya. Termasuk soal mematikan daya, karena air dan listrik jelas tidak bercampur. 

    Saat Anda memasuki rumah, pastikan untuk mengenakan pakaian pelindung, seperti sepatu boot karet dan sarung tangan. Anda tidak hanya akan berurusan dengan air itu sendiri, tetapi juga apa pun yang telah bersentuhan dengan air, yaitu puing-puing atau bahkan limbah. 

    Hal terbaik adalah melindungi diri Anda dari bahan kimia berbahaya apa saja dan barang-barang yang mungkin terkena banjir. Pastikan untuk tidak pernah makan makanan yang telah terkontaminasi oleh air banjir, atau bahkan berada di dekat air untuk waktu yang lama. 

    Kemudian, jika memungkinkan, menghentikan sumber air yang masuk. Jika pompa bah rusak atau tidak berfungsi, menggantinya akan membantu mengimbangi hujan yang terus menerus dan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut ke ruangan yang tanahnya lebih rendah.

    Upayakan untuk mengeringkan rumah Anda. Jika Anda memiliki daya yang cukup, manfaatkan AC dan kipas portabel untuk membantu mengeringkan area basah di rumah Anda.

    Dehumidifiers juga sangat membantu, terutama di ruang tertutup. Alat ini bekerja dengan menghilangkan kelembapan berlebih dari udara dan cara termudah untuk mengeringkan rumah Anda juga meminimalkan potensi kerusakan air yang mungkin Anda hadapi.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id