Kemenkes: Ada 6.639 Kasus Demam Berdarah

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 Februari 2020 12:00 WIB
    Kemenkes: Ada 6.639 Kasus Demam Berdarah
    Kemenkes mengatakan kasus terbanyak DBD terjadi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih melanda Indonesia. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. menyatakan, angkanya mencapai 6.639 kasus.

    "Jadi demam berdarah di Indonesia di tahun 2020 sampai dengan data terakhir tanggal 12 Februari itu kita 6.639 kasus dengan 49 kematian di seluruh Indonesia," ujar dr. Nadia di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan. 

    Meski terlihat banyak, namun angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya. Sebab, di tahun 2019 angka kasus DBD di Indonesia mencapai 160 ribu.

    "Dibandingkan tahun lalu pada tanggal yang sama sudah sampai 160 ribu-an dengan angka kematian hampir 10 ribu. Kalau kita melihat angkanya sekarang masih di bawah tahun yang lalu," jelasnya.

    Ia memaparkan bahwa dari seluruh daerah yang mengalami kasus DBD, kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Maka demikian, statusnya menjadi KLB atau kejadian luar biasa.

    "Ada empat daerah yang terjadi peningkatan kasus dengan satu daerah yang sudah menyatakan KLB yakni kabupaten Sikka. Daerah lainnya yaitu Temanggung, Lampung Tengah, dan Ciamis, tetapi saat ini sudah terkendali," paparnya.

    Namun, hingga saat ini belum juga diketahui mengapa di Sikka terjadi peningkatan yang signifikan. Penelitian dan investigasi masih dilakukan.

    "Sika itu kasusnya 520 satu tahun, tahun ini sampai saat ini melaporkan sampai dengan 580 kasus dengan empat kematian, kalau tahun kemarin mereka sampai 17 kematian," pungkasnya.

    Rincian kasus berdasarkan data dari Kemenkes, yakni di Kabupaten Sikka sebanyak 567 penderita dengan 4 kasus kematian. Di Kabupaten Lampung Tengah terdapat 197 penderita dengan 3 kematian.

    Dua wilayah lainnya, yakni Kabupaten Ciamis sebanyak 106 penderita DBD dengan 3 kematian. Kemudian, di Kabupaten Temanggung sejumlah 48 penderita dengan 1 kasus kematian.

    Keempat kabupaten tersebut dinyatakan sebagai daerah yang mengalami peningkatan kasus DBD. Sedangkan yang sudah terjangkit DBD berjumlah 185 kabupaten/kota dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 49 kasus, per Jumat, 14 Februari 2020.

    Sementara itu, pada Februari 2019, jumlah kasus DBD sebanyak 51.494 dengan 436 kasus meninggal dunia. Meskipun jumlah kasus pada Februari 2020 lebih sedikit, namun ia menekankan peelunya peningkatan kewaspadaan di setiap daerah.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id