Cara Menambah Berat Badan bagi Penderita Diabetes

    Raka Lestari - 23 April 2020 20:19 WIB
    Cara Menambah Berat Badan bagi Penderita Diabetes
    Kurma boleh dikonsumsi dua hingga tiga buah pada penderita diabetes. (Foto: Ella Olsson/Unsplash.com)
    Jakarta: Salah satu keluhan yang mungkin dirasakan oleh para penderita diabetes adalah penurunan berat badan. Hal ini cukup sering dialami oleh para penderita diabetes dikarenakan adanya penyesuaian dalam pola makan yang berbeda dari biasanya.

    Namun sebenarnya para penderita diabetes pun bisa tetap mengalami kenaikan berat badan.

    “Untuk meningkatkan berat badan pada penderita diabetes, salah satunya dengan dengan meningkatkan sensitivitas kerja hormon insulin. Ketika insulin berfungsi dengan baik, tubuh memanfaatkan gula, lemak, dan protein secara lebih efektif dan mampu menyimpan nutrisi dengan lebih baik,” ujar Hening Utami, seorang ahli gizi, pada acara KULWAP bersama KALCare, Kamis, 23 April 2020.

    Menurut Hening, cara untuk mengaktifkan hormon insulin adalah dengan berolahraga. “Dapat melakukan olahraga sebanyak 3 kali seminggu dengan durasi 50 menit per hari atau 5 kali seminggu dengan durasi 30 menit per hari,” katanya.

    Jenis olahraga

    “Jenis olahraga yang dapat dipilih adalah latihan angkat beban. Latihan ini direkomendasikan karena manfaat utamanya untuk meningkatkan massa otot,” kata Hening. 

    “Saat massa otot bertambah maka akan lebih mudah mengendalikan gula darah. Namun, untuk olahraga jenis ini harus benar-benar memperoleh izin dari dokter sebab olahraga ini cukup berisiko dengan cedera,” tambahnya.

    Dan untuk nutrisi, Hening manyarankan untuk tetap mengonsumsi jenis makanan yang bervariasi dan mengandung gizi seimbang. 

    “Fokuskan pada pemilihan jenis protein yang tinggi untuk meningkatkan massa otot seperti putih telur, daging dan susu,” ujar Hening.

    Ketika memasuki bulan Ramadan, para penderita diabetes juga bisa menambahkan beberapa makanan manis untuk menambah berat badan. Salah satu makanan manis yang bisa dipilih adalah kurma. 

    “Kurma boleh dikonsumsi dua hingga tiga buah, tergantung seberapa besar kadar gula darah Anda,” ujar Hening.

    “Kurma mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi, kurma juga mengandung serat dan nutrisi seperti vitamin A, K, dan B-kompleks, zat besi, kalsium, natrium, kalium, magnesium, serta seng yang baik untuk tubuh,” tambah Hening.

    Dan untuk konsumsi teh manis, Hening menyarankan untuk menghindari gula pasir. 

    “Rasa manis dari gula pasir bisa diganti dengan gula pengganti seperti sukralosa. Sukralosa ini adalah gula tebu yang sudah diolah dengan teknologi tinggi sehingga aman dan alami serta mengandung nol kalori,” tutup Hening.


    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id