MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Mengenal Vaginismus dan Cara Mengatasinya

    Raka Lestari - 15 April 2019 14:05 WIB
    Mengenal Vaginismus dan Cara Mengatasinya
    Vaginismus adalah sebuah kondisi di mana wanita merasakan sakit saat melakukan hubungan seksual. (Foto Ilustrasi: Duong Nhan/Pexels)
    Vaginismus membuat wanita merasa kesulitan saat melakukan penetrasi seks. Vaginismus juga bisa dirasakan bersamaan dengan kondisi lainnya. 

    Jakarta:
    Vaginismus adalah sebuah kondisi di mana wanita merasakan sakit saat melakukan hubungan seksual. Rasa itu muncul ketika kontraksi otot vagina yang menyakitkan dan tidak disengaja pada saat penetrasi.
    Kondisi ini juga terkadang membuat wanita merasa kesulitan dan merasakan sakit saat menggunakan tampon. Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan vaginismus, tetapi ini lebih karena respons pelindung otot.

    Carrie Pagliano, seorang terapis dan spokeperson dari Americab Physical Therapy Association mengatakan bahwa terkadang penyebab dari kontraksi otot adalah penyebab psikologis.

    "Kemungkinan wanita menganggap bahwa bagian vagina mereka menjadi kotor atau merasa berdosa saat melakukan hubungan seksual," ujar Pagliano.

    Penyebab lainnya adalah trauma atau kondisi fisik. Sehingga bisa menyebabkan wanita merasa kesulitan saat melakukan penetrasi seks atau kontak seksual.

    Sementara itu menurut Tami Rowen, seorang obgyn di UCSF Health di San Fransisco mengatakan bahwa vaginismus merupakan sesuatu yang kompleks. Ada banyak pasien yang mengalami vaginismus, namun disertai dengan kondisi lainnya.

    Baca juga: Selalu Jaga Indra Pendengaran Saat Menikmati Musik

    Beberapa orang mungkin memiliki masalah yang sama, namun belum tentu bisa dilakukan dengan cara pengobatan yang sama. Dokter perlu memeriksa jenis-jenis sakit yang dirasakan secara detail untuk mengetahui apa yang menjadi penyebabnya.

    "Banyak pasien yang langsung pergi ke seorang terapis fisik. Namun perasaan terbakar di depan mulut vagina berbeda dengan rasa sakit yang lebih dalam," ujar Rowen.

    Jika hanya merasakan sensasi terbakar di sekitar mulut vagina itu kemungkinan vulvar vestibulitis dan membutuhkan pengobatan dengan steroid topikal. Penurunan kadar estrogen, seperti saat menopause atau setelah melahirkan juga dapat menyebabkan iritasi karena kurangnya cairan lubrikasi.

    Kondisi ini membutuhkan terapi hormon untuk mengatasinya. Namun jika nyeri yang terjadi lebih mendalam, mungkin ada masalah pada bagian otot.

    Jika dokter Anda telah menentukan bahwa penyebab rasa sakit saat melakukan hubungan seksual adalah karena vaginismus. Rowen menyarankan, sebaiknya Anda segera pergi ke terapis fisik ahli dasar panggul, atau pelvic floor physical therapy untuk segera mendapatkan perawatan. Terapis tersebut biasanya berlangsung cukup singkat yaitu sekitar 45-60 menit.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id