Cegah Diabetes Mellitus, Ketahui Gejala dan Penanganannya

    Rendy Renuki H - 21 Maret 2021 09:04 WIB
    Cegah Diabetes Mellitus, Ketahui Gejala dan Penanganannya
    Ilustrasi by Medcom.id



    Jakarta: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik peningkatan gula darah. Hal itu terjadi karena gagalnya organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin secara memadai.

    DM merupakan salah satu penyakit tidak menular dan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting diperhatikan. Penyakit DM yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi akut dan komplikasi menahun atau kronis.






    "Komplikasi akut ini berbahaya. Karena sifatnya mendadak dan dapat membahayakan kehidupan. Selain mengganggu kualitas hidup, penanganan diabetes mellitus ini memerlukan biaya yang relatif besar," ungkap dr. Indraji Dwi Mulyawan, spesialis penyakit dalam Siloam Hospital Cirebon, dikutip, Sabtu 21 Maret 2021.

    Penanganan pasien diabetes sebaiknya dilakukan secara kontinuitas dan terarah. Mengingat di masa pandemi Covid-19, pengidap diabetes disertai penyakit jantung, berisiko dan sangat rentan terpapar virus korona.

    "Kadar glukosa darah yang gampang naik atau turun meningkatkan risiko komplikasi dari Covid-19 bagi pasien diabetes pengidap penyakit jantung. Salah satu contoh peradangan kronis akan semakin lebih cepat," tutur Indraji.

    Gejala umum dari DM meliputi 3P, yaitu poliuri (banyak buang air kecil terutama malam hari), polidipsi (mudah haus), poliphagi (mudah lapar). 

    Gejala tidak spesifik lain yang juga dapat muncul antara lain penurunan berat badan secara cepat, mudah lelah, kesemutan pada kaki dan tangan, gatal-gatal, penglihatan menjadi kabur, impotensi, luka sulit sembuh, keputihan, atau penyakit kulit akibat jamur terutama pada daerah lipatan kulit.

    "Penanganan yang terbaik adalah dengan segera berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami gejala dan dengan menyampaikan keluhan yang masih berlangsung atau masih terus dirasakan," pungkas Indraji.

    Diagnosis Diabetes dilakukan dokter pada seseorang dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah dan urine.

    Sementara, penderita DM pun dapat tetap menjaga metabolisme tubuh dengan baik dengan cara berolahraga. Salah satu olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah senam.

    "Senam diabetes mirip dengan senam biasa, tetapi gerakannya berfokus pada sejumlah otot besar. Gerakan senam ini juga dilakukan dengan berirama dan berkesinambungan dalam waktu yang lama," kata instruktur senam dan pegiat kesehatan, Citra Rosseline.

    Manfaat gerakan senam yang akan dirasakan antara lain membantu mengontrol gula darah, menurunkan kadar glukosa dalam darah dan menjaga keseimbangan berat badan.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id