Layanan Imunisasi Anak di Tengah Covid-19

    Kumara Anggita - 04 Juni 2020 20:07 WIB
    Layanan Imunisasi Anak di Tengah Covid-19
    IDAI menyatakan bahwa imunisasi anak tidak lagi disarankan untuk ditunda, terutama bagi bayi atau anak yang masih sangat muda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Pandemi covid-19 membuat mobilisasi jadi terbatas. Kini mengantarkan anak untuk mendapatkan imunisasi saja menjadi keputusan yang sulit. Namun hal ini tak bisa membuat Anda tak memberikan imunisasi pada anak karena imunisasi merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan anak. 

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa imunisasi anak tidak lagi disarankan untuk ditunda, terutama bagi bayi atau anak yang masih sangat muda. Anak yang imunisasinya sempat tertunda sebaiknya direncanakan imunisasi kejar. 

    Penundaan pemberian imunisasi sebaiknya dihindari karena anak belum memiliki kekebalan tubuh yang maksimal sehingga rentan terserang penyakit.

    Zap sedikan layanan imunisasi

    Untungnya, saat ini ZAP Clinic menyediakan layanan imunisasi. Layanan ini akan tersedia setiap hari mulai pukul 09.00 sd 12.00 siang di seluruh jaringan bagi anak usia 0-18 bulan. Imunisasi ini akan ditangani langsung oleh dokter. 

    Sedangkan untuk brand premium ZAP Premiere fasilitasnya lebih lengkap. Layanan imunisasi anak di ZAP Premiere tersedia sepanjang hari sesuai jadwal praktik dokter spesialis anak.

    “Kami memahami bahwa situasi sekarang membuat para ibu sangat concern untuk membawa anaknya keluar rumah, termasuk untuk menjalani jadwal imunisasinya. Oleh karenanya, ZAP tergerak untuk turut bisa menjadi bagian dari solusi," ungkap CEO ZAP Clinic, Fadly Sahab.

    "Dengan adanya layanan ZAP Health, kami berharap dapat memperluas akses terhadap imunisasi anak, sehingga para ibu dapat menjalankan imunisasi sesuai jadwal untuk sang anak.” 

    “Khusus di ZAP Premiere kami menghadirkan layanan dokter spesialis anak sesuai jam praktik setiap dokter. Kami juga berusaha menjalankan standar keamanan sebaik mungkin baik di ZAP Clinic ataupun ZAP Premiere agar dapat menjadi alternatif fasilitas kesehatan yang aman dan nyaman untuk melayani kesehatan anak, karenanya untuk saat ini kami hanya melayani anak yang dalam kondisi sehat,” lanjutnya.

    Layanan Imunisasi Anak di Tengah Covid-19
    (Imunisasi yang dilakukan oleh ZAP Clinik juga bisa dilakukan di rumah. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    Jenis imunisasi yang disediakan

    Jenis imunisasi anak yang tersedia pada layanan ZAP Health cukup lengkap sesuai dengan rekomendasi IDAI untuk anak usia 0-18 bulan. Mulai dari influenza, hepatitis A & B, polio, BCG, campak, pentavalen,

    MMR, tifoid, rotavirus, pneumokokus, varicella dan japanese encephalitis. Pemberian vaksin dilakukan oleh dokter dengan durasi kunjungan hanya sekitar 10 sampai 15 menit. Selain itu, jika diperlukan para ibu juga dapat melakukan konsultasi dengan para dokter spesialis anak kami yang juga tersedia secara online.

    “Dalam situasi yang rentan seperti saat ini, sebaiknya imunisasi dilaksanakan sesuai jadwal dan sebelum anak terpapar berbagai penyakit menular agar membantu pembentukan kekebalan tubuh anak," kata konsultan pediatri ZAP Clinic dr. Citra Amelinda, Sp.A, IBCLC, M.Kes.

    "Selain itu, imunisasi juga membantu melindungi anak-anak lain di sekitar lingkungan. Sebagai ilustrasi, satu orang anak penderita campak bisa menulari hingga 18 anak lain,” tambahnya lagi.

    "Dalam pemberian imunisasi, harus juga diperhatikan untuk memisahkan anak yang sehat dan sakit, serta mengatur durasi anak berada di luar rumah,” lanjutnya.

    Prosedur imunisasi di ZAP Clinic

    Prosedur imunisasi di ZAP Clinic dan ZAP Premiere diberlakukan secara ketat untuk mencegah penularan virus korona. Peraturannya antara lain:

    - Anak serta satu orang pengantar harus dalam kondisi sehat dan prima, tidak demam, flu, batuk, memiliki ruam kemerahan atau sedang diare. 

    - Pengantar harus melakukan booking terlebih dulu, datang tepat waktu, serta diperkenankan menunggu dari dalam mobil jika diperlukan untuk memastikan physical distancing selalu terjaga di dalam klinik. 

    - Pengunjung juga diwajibkan menggunakan hand sanitizer, cek suhu badan, dan selalu menggunakan masker selama berada di area klinik.

    Prosedur yang sama juga berlaku bagi para dokter dan staf yang akan melayani pelanggan. Saat melakukan tindakan, mereka akan menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, face shield, nurse hair cap, dan sarung tangan steril. Bed selalu disemprot oleh cairan desinfektan serta diberi lapisan alas disposable sekali pakai untuk setiap pelanggan. 

    Sementara bagi ibu dan anak yang berhalangan ke luar rumah, kedua brand ZAP tersebut juga menawarkan layanan home service dan online consultation.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id