Cara Membuat Masker untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

    Raka Lestari - 17 Maret 2020 09:10 WIB
    Cara Membuat Masker untuk Mencegah Penyebaran Covid-19
    Penggunaan masker dianggap bisa mencegah penyebaran covid-19, sehingga banyak orang yang memburu masker. (Foto: Pexels)
    Jakarta: Ketakutan masyarakat akan wabah covid-19 menyebabkan kelangkaan masker. Penggunaan masker dianggap bisa mencegah penyebaran covid-19, sehingga banyak orang yang memburu masker. Selain menjadi langka, harga masker pun semakin melambung tinggi. Untuk itu, membuat masker sendiri bisa menjadi alternatif di situasi darurat seperti ini.

    Dilansir dari South China Morning Post, berikut ini adalah cara membuat masker sendiri yang diinisiasi olehh University of Hongkong – Shenzhen Hospital:

    Bahan 

    1. Kertas dapur
    2. Kertas tissue
    3. Karet gelang
    4. Alat pelubang kertas
    5. Selotip kertas – lebar 5 cm
    6. Klip atau penjepit kertas
    7. Gunting
    8. Kawat yang dilapisi plastik

    Cara membuat

    1. Cuci tangan dan seluruh peralatan yang akan digunakan
    2. Tumpuk kertas dapur menjadi 2 – 3 lapis
    3. Tumpuk kertas tissue diatas kertas dapur tadi
    4. Setelah ditumpuk, potong tumpukan tersebut menjadi dua bagian
    5. Tempelkan selotip pada kedua ujung tumpukan kertas dapur dan kertas tissue tadi
    6. Lubangi bagian ujung yang sudah diberi selotip tadi denga alat pelubang kertas
    7. Selipkan kawat diantara tumpukan kertas dapur dan kertas tissue dan pastikan menempel
    8. Ikat karet gelang agar bisa ditempel di telinga melalui lubang yang sudah dibuat tadi

    Masker buatan sendiri juga menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan di Tiongkok. Pabrik garmen Shenzhou International, di provinsi pantai Zhejiang, menugaskan 100 staf untuk membuat masker yang terbuat dari kain untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pabriknya hampir 15.000, yang membutuhkan dua topeng setiap hari, menurut laporan oleh Ningbo Daily.

    Membuat masker dengan bahan yang terbuat dari kain atau kapas masih diperbolehkan karena dapat tetap kering saat dihirup, tetapi menggunakan bahan palstik tidak dianjurkan karena menghalangi kemampuan untuk bernafas sepenuhnya, menurut Cai Haodong, spesialis penyakit menular di Beijing’s Ditan Hospital.

    “Yang paling penting adalah usahakan agar masker tetap dalam keadaan kering,” ujar Cai. “Masker buatan sendiri masih menawarkan perlindungan dan masih lebih baik dibandingkan tidak menggunakan apapun sama sekali,” tutupnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id