Apakah Berkeringat Selalu Menjadi Indikator Olahraga yang Benar?

    Raka Lestari - 27 Februari 2020 08:21 WIB
    Apakah Berkeringat Selalu Menjadi Indikator Olahraga yang Benar?
    Ketika berolahraga, keringat adalah mekanisme pendinginan tubuh kita dan cairan yang keluar pori-pori kita tersebut membantu mencegah tubuh terlalu panas. (ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Pernahkah Anda melakukan olahraga yang tidak terasa sulit, tetapi karena alasan tertentu Anda tidak bisa berhenti berkeringat? Atau, sebaliknya, otot Anda sudah terasa sangat sakit tetapi Anda bahkan belum berkeringat?

    Hal ini mungkin membuat Anda bingung apakah olahraga yang dilakukan sudah benar? Lalu bagaimana tanda-tanda jika olahraga yang Anda lakukan sudah tepat?

    Tracy Anderson, seorang pelatih kebugaran dan penemu metode Tracy Anderson Method menjelaskan bahwa keringat tidak selalu menjadi indikator apakah olahraga yang dilakukan sudah baik atau belum. Dan apa yang harus diperhatikan.

    “Anda bisa berkeringat dari mana saja, bahkan dari berjalan-jalan di pantai pun bisa berkeringat,”katanya, seperti dilansir wellandgood.

    Dan memang ketika berolahraga, keringat adalah mekanisme pendinginan tubuh kita dan cairan yang keluar pori-pori kita tersebut membantu mencegah tubuh terlalu panas.

    Anderson juga menambahkan bahwa ada banyak orang yang merasa tidak melakukan olahraga dengan baik jika tidak berkeringat, napas yang terengah-engah, merasa lelah, mengalami sensasi panas seperti terbakar setelah berolahraga, dan lainnya.

    “Sejujurnya, tidak satu pun dari hal-hal tersebut yang merupakan indikator dari olahraga yang berkualitas. Justru mungkin saja itu terjadi karena memang suhu ruangan yang panas, Anda sedang tidak merasa enak badan, terluka atau terjadi sesuatu,” tambah Anderson.

    Lalu bagaimana cara mengukur bahwa olahraga yang dilakukan sudah benar? “Itu bisa terlihat dari hasil keseluruhan Anda,” kata Anderson.

    “Butuh waktu untuk mengukur hasil nyata dari olahraga yang Anda lakukan dan itu bukan hanya dengan perubahan apa yang Anda lihat di tubuh Anda," ucapnya.

    Salah satu cara konkret untuk mengetahui apakah latihan berhasil bagi Anda adalah dengan membuat benchmark test untuk diri sendiri. Jika Anda ingin berlari lebih cepat, ketahui darimana Anda memulai dan periksa kemajuan hasil latihan Anda di setiap akhir minggu, misalnya.

    Anderson juga mengatakan bahwa triknya adalah dengan mempelajari bagaimana merasakan dan memahami tubuh Anda sendiri saat berolahraga daripada hanya mengandalkan seberapa banyak keringat yang Anda hasilkan. “Kemampuan untuk mendengar tubuh sendiri sangat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan Ands,” tutupnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id