Indonesia Berpotensi Terpapar Flu Babi?

    Sunnaholomi Halakrispen - 09 Juli 2020 13:38 WIB
    Indonesia Berpotensi Terpapar Flu Babi?
    Apakah Indonesia berpotensi terpapar virus flu babi jenis baru (G4)? Kemenkes memberikan keterangan. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Peneliti di Tiongkok menemukan flu babi jenis baru yang dinamakan dengan G4. Virus ini dinyatakan berpotensi menjadi pandemi. Meskipun belum ditemukan kasus di Indonesia, apakah Indonesia berpotensi terpapar virus ini?

    "Saya tidak bisa bilang seberapa cepat virus ini merebak, tetapi kita memantau update dari China," ujar Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, dalam webinar Kewaspadaan Menghadapi Flu Babi, Kamis, 9 Juli 2020.

    "Tetapi bukan berarti kita hanya menunggu. Upaya pencegahan maupun mengawasi informasi terkait babi ini adalah upaya kita mencegah merebahnya, kalau virus ini merebah ke Indonesia," tambah dr. Nadia.

    Ia menjelaskan bahwa G4 dapat ditularkan oleh babi kepada manusia. Sementara H1N1 (flu babi) menimbulkan pandemi influenza pada 2009. Hal itu pun menjadi salah satu dasar alasan kemungkinan G4 berpotensi pandemi (mewabah di berbagai negara).

    "Karena memiliki historical menimbulkan masalah. Vaksin yang saat ini ada untuk influenza tidak bisa melindungi manusia dari G4. Meskipun ada vaksin untuk H1N1 sudah ada, tapi strainnya tidak bisa menyembuhkan G4," paparnya.

    Sementara itu, belum ada data pasti mengenai infeksi G4, baik pada hewan maupun pada manusia. Sebab, informasi virus ini masih sangat baru, dan merupakan hasil penelitian dari 2014 yang mendapatkan hasil tersebut. Hingga saat ini pun belum ada kasus wabah G4 di Indonesia.

    "Teman Litbangkes (badan penelitian dan pengembangan kesehatan) terus memantau bila ada kejadian tidak biasa dan berbeda dari covid-19, untuk kita antisipasi," jelasnya.



    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id