Tips Bersihkan Sisa Banjir bagi Pengidap Asma

    Sunnaholomi Halakrispen - 04 Januari 2020 14:05 WIB
    Tips Bersihkan Sisa Banjir bagi Pengidap Asma
    Lama setelah air surut, air banjir dapat meninggalkan bahan kimia, bakteri, virus dan jamur. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Mereka yang mengidap penyakit asthma atau asma perlu mengambil tindakan pencegahan selama pembersihan setelah banjir. Sebab, tak sembarang, mereka butuh tindakan pencegahan ekstra. 

    Seperti dilansir community.aafa, setelah air surut, air banjir dapat meninggalkan bahan kimia, bakteri, virus dan jamur. Ini dapat menciptakan masalah kesehatan jangka panjang jika Anda menderita asma dan alergi.
    Setelah banjir, jamur merupakan salah satu masalah terbesar. Jamur dapat tumbuh di lingkungan yang lembap. Ini berbeda dari tanaman atau hewan dalam cara bereproduksi dan tumbuh. 

    Benihnya yang disebut spora, bergerak di udara. Jika spora jamur masuk ke hidung Anda, akan menyebabkan gejala alergi. Mereka juga dapat mencapai paru-paru Anda dan memicu asma.
    Jika rumah Anda terkena banjir atau kerusakan air, jamur rentan mulai tumbuh, bahkan di tempat yang tidak Anda harapkan. Mereka tidak hilang ketika air mengering. 
    Tips Bersihkan Sisa Banjir bagi Pengidap Asma
    (Ilustrasi/Pexels)

    Jamur dapat tumbuh di dalam furnitur atau di bawah karpet yang basah, sehingga sulit ditemukan. Jika barang-barang tersebut tidak diganti, bisa membuat Anda dan keluarga sakit. 
    Barang-barang yang basah karena banjir harus dibersihkan dan dikeringkan secara menyeluruh. Cara lainnya, barang dibuang. 

    Maka, bagi penderita asma yang hendak melakukan pembersihan usai banjir wajib melakukan upaya pencegahan kambuhnya asma. Salah satunya, mengenakan topeng wajah atau masker yang bisa menutup mulut dan hidung Anda.

    Lebih baik lagi jika masker atau topeng digunakan sebelum kegiatan bersih-bersih atau saat Anda hendak memasuki rumah yang terdampak banjir. Solusi lain, pertimbangkan untuk mempekerjakan jasa profesional untuk melakukan pembersihan rumah.

    Kemudian, buang furnitur dan barang-barang lain yang tidak bisa segera dibersihkan. Jangan paksakan untuk menggunakan kembali furnitur yang telah terlalu lapuk atau tumbuh jamur.
    Buatlah ventilasi di rumah Anda dengan membuka jendela. Kemudian, gunakan pembersih udara yang aman atau ramah bagi penderita asma dan alergi.

    Jika memungkinkan, cari tempat lain untuk tetap tinggal sampai jamur atau sisa banjir telah dibersihkan. Hal ini merupakan upaya penyelamatan diri, karena ada banyak masalah kesehatan yang perlu dipikirkan ketika membersihkan jamur setelah banjir.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id