Beberapa Penyebab Tubuh Anda Mengeluarkan Bau

    Raka Lestari - 25 Juli 2019 15:44 WIB
    Beberapa Penyebab Tubuh Anda Mengeluarkan Bau
    Yang menyebabkan bau adalah bakteri. (Foto Ilustrasi: Public Domain Picture/Pexels)
    Jakarta: Memasuki musim panas, sangat wajar jika Anda memerhatikan masalah bau badan. Ketika cuaca sedang panas dan lembap, sangat sulit untuk mencegah badan mengeluarkan keringat berlebih.

    Meskipun bau badan bisa disiasati dengan menggunakan wewangian ataupun deodorant, beberapa penyebab lain mungkin bisa menyebabkan bau badan.

    "Meskipun bau badan sering datang bersamaan dengan keringat, itu bukan keringat yang menyebabkan bau. Keringat itu sendiri hampir tidak berbau (untuk manusia)," jelas apoteker Shamir Patel, pendiri situs farmasi online Chemist 4 U.

    Yang menyebabkan bau adalah bakteri. Terutama di kelenjar apokrin yang disebabkan oleh adanya keringat dan pemecahan keringat menjadi asam yang menyebabkan bau tidak sedap.
    Namun, dalam beberapa kasus, penyebab bau badan bisa terjadi karena sesuatu yang lebih serius.

    Patel menjelaskan bahwa, masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan stres adalah dua faktor yang mungkin terjadi bersama dengan penyakit lainnya, seperti menopause, TBC, hipoglikemia diabetes (gula darah rendah pada penderita diabetes), dan bahkan serangan jantung yang berdampak pada bau badan.

    Menurut Dr Rick Woodin dari ZO Skin Health UK, infeksi kulit juga dapat memicu bau badan yang tidak sedap, bau kaki secara konsisten bisa menjadi pertanda kaki atlet.

    Dia juga menjelaskan bahwa infeksi jamur terjadi ketika kaki seseorang terlalu berkeringat terlalu lama di ruang terbatas. Gejalanya meliputi bercak kering dan bersisik di sekitar jari kaki, kemerahan, lecet, dan bau.

    Bukan hanya tempat-tempat seperti kaki dan ketiak yang bisa mengeluarkan bau. Urine yang menyengat dapat menjadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius seperti gagal ginjal.

    "Tapi itu juga terjadi karena adanya infeksi pada saluran kemih Anda.  Inilah sebabnya mengapa yang terbaik adalah selalu berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa seolah-olah bau tubuh Anda mengkhawatirkan," tambah Dr Woodin.

    "Bahkan napas Anda dapat dipengaruhi oleh masalah mendasar. Halitosis atau bau mulut dapat diperburuk oleh faktor-faktor seperti merokok dan, dalam beberapa kasus, infeksi atau kesehatan yang buruk, misalnya tonsilitis," jelas Alastair Fry, konsultan ahli bedah mulut dan maksilofasial di London Bridge Hospital. 



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id