Tahapan Penyakit Jantung Koroner

    Sunnaholomi Halakrispen - 30 September 2020 14:13 WIB
    Tahapan Penyakit Jantung Koroner
    Berikut ini adalah tahapan penyakit jantung koroner. (Foto: Ilustrasi. Dok. Marcelo Leal/Unsplash.com)
     

    Tahapan fase 

    Sedangkan, pada fase lanjutan, terjadi kerusakan otot jantung yang meluas. Sehingga, menyebabkan gagal jantung. Dengan penanganan yang tepat, angka kematian yang awalnya di atas 50 persen di tahun pertama berhasil dikurangi menjadi 25 persen.

    "Kelainan struktural terutama, otot jantung dan katup. Kalau ada kelainan katup dan mulai ada pembatasan dalam aktivitas atau hasil dari darah menunjukkan sudah ada gagal jantung ringan, dua per tiga dari kasus dalam dua tahun akan menjadi lebih parah dan di fase ketiga ketika ada gagal jantung," paparnya.

    Ia menekankan, operasi berhasil mengurangi risiko kematian dari 50 persen dalam dua tahun, menjadi 50 persen dalam 10 tahun. Selain itu, ada juga kondisi kelainan irama jantung.

    "Kelainan irama jantung, kalau di fase pertama risikonya sangat rendah untuk terkena gagal jantung atau pingsan dan jatuh, atau risiko kena stroke atau jantung berhenti mendadak," jelasnya.

    Seseorang dengan penyakit kardiovaskular bukan hanya berisiko lebih parah ketika terkena covid-19, namun juga berisiko dari penyakit kardiovaskular karena mereka takut mencari perawatan ke rumah sakit. Namun, perawatan harus dilakukan secara intensif agar tidak memburuk.
     

    Halaman Selanjutnya
      Fase selanjutnya "Di fase…
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id