Apakah Zinc dapat Melindungi Tubuh dari Covid-19?

    Raka Lestari - 15 Mei 2020 18:00 WIB
    Apakah Zinc dapat Melindungi Tubuh dari Covid-19?
    Ilustrasi-AFP
    Jakarta: Beberapa informasi menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen dapat membantu melawan covid-19. Salah satu suplemen yang cukup banyak dipilih adalah suplemen yang mengandung zinc atau zat besi.

    Meskipun memang sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat mencegah atau menyembuhkan covid-19, zinc mungkin bisa mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan dan sistem imun.

    Sebuah studi pada jurnal Clinical Immunity mencatat bahwa mengonsumsi zinc sebanyak 50 mg per hari dapat melindungi tubuh di tengah pandemi covid-19. Ginger Hultin, RD, dari Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan, flu juga masih masuk ke dalam virus korona dan penelitian menunjukkan bahwa zinc memiliki efek yang baik pada sistem imunitas tubuh.

    “Meskipun memang, covid-19 bukanlah flu biasa dan data ini masih sangat awal," ujar Ginger.

    Zinc juga kemungkinan dapat mempercepat proses penyembuhan dari flu. Beberapa penelitian menyetujui hal tersebut.

    Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Royal Society of Medicine Open, menemukan bahwa mengonsumsi tablet hisap yang mengandung zinc khususnya, 80 hingga 92 miligram per hari pada saat flu, bisa mengurangi durasi flu biasa sebesar 33 persen.

    "Akan tetapi meskipun ada penelitian yang menyebutkan bahwa zinc bisa menurunkan durasi flu, zinc dalam multivitamin mungkin tidak memiliki efek yang sama," menurut Saba Hamiduzzaman, MD, seorang dokter perawatan kritis di Loma Linda University Health di California.

    Selain itu, perlu diperhatikan juga mengenai efek yang mungkin dihasilkan oleh konsumsi zinc yang berlebihan. Meskipun tidak ada penelitian yang mengamati efek samping yang serius, keracunan zinc dapat terjadi dan mengganggu penyerapan logam lain

    “Namun toksisitas dapat terjadi dengan asupan tingkat tinggi dan kronis, jadi penggunaan yang terbatas mungkin tidak memiliki efek samping yang substansial,” ujar Waleed Javaid, MD, direktur pencegahan dan pengendalian infeksi di Mount Sinai Downtown di New York.

    Selain memerhatikan label kemasan pada suplemen zinc yang akan dikonsumai, Dr Javaid juga menekankan untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter untuk memastikan dosisnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id