Bagaimana Cara Mengatasi Kecanduan Merokok?

    Raka Lestari - 12 Februari 2020 08:13 WIB
    Bagaimana Cara Mengatasi Kecanduan Merokok?
    Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FAPSR, FISR, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. (Foto: Raka/Medcom.id)
    Jakarta: Kebiasaan merokok adalah salah satu faktor risiko yang bisa menyebabkan kanker paru-paru. Dan salah satu cara untuk mengurangi risiko terkena kanker paru-paru adalah dengan berhenti merokok.

    Akan tetapi beberapa orang justru khawatir dengan berbagai efek yang ditimbulkan ketika berhenti merokok. Sehingga niat untuk berhenti merokok terkadang tidak dilakukan secara tuntas.

    “Ini terkait fase gejala putus nikotin. Efek yang ditimbulkan setelah berhenti merokok muncul karena nikotin yang selama ini didapat dari rokok tiba-tiba berhenti,” ujar Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FAPSR, FISR, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru Indonesia.

    Menurut Dr. Agus, asupan nikotin dapat menyebabkan berbagai menyebabkan tubuh si perokok mendapatkan kenyamanan dari berbagai macam aspek. Mulai dari nafsu makan yang turun, merasa ada ide-ide brilian, merasa tidak stres.

    "Begitu berhenti, dampaknya kebalikan, menjadi stres, mudah marah, sulit tidur, nafsu makan meningkat, badan seperti sakit,” tuturnya.

    “Biasanya efek ini muncul setelah berhenti merokok sekitar dua minggu sampai empat minggu. Dan ketika hal itu bisa dilewati, maka bisa berhenti dan tidak merasa adiksi lagi terhadap rokok,” ujar Dr. Agus.

    Menurutnya, untuk mengatasi putus nikotin harus memiliki niat dan motivasi yang sangat kuat. Selain itu, jika niat dan motivasi dirasa belum cukup maka Dr. Agus menyarankan untuk berkonsultasi kepada dokter.

    “Karena dokter akan membantu melewati fase tersebut dengan bantuan medik. Misalnya ada pemberian obat-obat khusus untuk mengatasi rasa tidak enak di fase putus nikotin. Dokter juga akan memberikan bantuan psikiater hingga hipnoterapi," terangnya.

    Beberapa orang juga terkadang memilih rokok elektrik atau vape untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap rokok. Namun menurut Dr. Agus, hal tersebut tidak bisa mengatasi kecanduan terhadap merokok justru bisa membuat kecanduan terhadap nikotin bertambah parah.

    “Terkadang akupuntur juga bisa mengatasi kecanduan terhadap merokok karena katanya ada titik-titik tertentu yang bisa membantu adiksi dan mengatasi putus nikotin. Akan tetapi, akupuntur tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada kombinasi seperti obat-obatan seperti psikiater dan lainnya,” tutup Dr. Agus.


    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id