comscore

Bayi ASI Masih Butuh Tambahan Vitamin D

Anggi Tondi Martaon - 13 Januari 2017 18:31 WIB
Bayi ASI Masih Butuh Tambahan Vitamin D
Dikarenakan kandungan vitamin D pada ASI kurang mencukupi untuk mengembangakn tulang yang sehat, the American Academy of Pediatrics menyarankan pada ibu yang menyusui anak mereka untuk memberikan tambahan suplemen vitamin D. (Foto: Hufftingtonpost)
medcom.id, Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan, banyak bayi yang disusui ASI eksklusif masih belum tercukupi dengan vitamin D karena ibu mereka kurang menyukai memberikan bayi bayi dengan suplemen vitamin D yang ditetes.

Dokter anak merekomendasikan bahwa para ibu yang memberikan ASI Eksklusif pada bayi mereka sampai paling tidak enam bulan bisa mengurangi risiko bayi terkena infeksi telinga dan pernapasan, SIDS, alergi, kelebihan berat pada balita dan diabetes.
Dikarenakan kandungan vitamin D pada ASI kurang mencukupi untuk mengembangakn tulang yang sehat, the American Academy of Pediatrics menyarankan pada ibu yang menyusui anak mereka untuk memberikan tambahan suplemen vitamin D pada bayi mereka sebesar 400 IU (internation units).

Sebagai alternatif, para ibu bisa mengonsumsi suplemen vitamin D biasanya 4,000-6.000 IU per hari - untuk memberikan bayi kecukupan vitamin D di dalam ASI sehingga suplemen tetes tidak dibutuhkan lagi.

Bayi ASI Masih Butuh Tambahan Vitamin DMetode survei
Dari hasil penelitian yang mensurvei 184 ibu menyusui, termasuk 44 ibu yang juga memberikan formula vitamin D tetes pada ASI.

Dari hasil keduanya, hanya 55 persen yang memberikan bayi vitamin D tetes. Selain itu, hanya 42 persen memenuhi rekomendasi kada vitamin D yaitu 400 IU.

"Banyak ibu yang tidak sadar akan kebutuhan untuk suplementasi vitamin D atau dokter mereka tidak pernah dianjurkan suplementasi," kata penulis senior studi Dr. Tom Thacher, seorang peneliti di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

"Orang lain percaya bahwa ASI memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan, dan beberapa disebutkan ketidaknyamanan memberikan suplemen atau pengalaman mereka yang sedikit soal memberikan suplemen untuk anak-anak sebelumnya," lanjut Thacher saat dikutip dari Fox News.

Sekedar informasi, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kejang rakhitis atau pelunakan tulang, rendah kalsium, gagal jantung pada bayi. 

(Baca juga: ASI Lindungi Bayi dari Penyakit Liver)

Suplemen vitamin D
Lalu, bagaimana memenuhi asupan vitamin D? Sebagai alternatif, American Academy of Pediatrics menyarankan agar ibu menyusui untuk memberikan bayi mereka suplemen vitamin D harian. Kadar yang disarankan yaitu 400 IU (satuan internasional). 

Alternatif lain yang bisa dilakukan yaitu ibu menyusui mengonsumsi suplemen vitamin D dengan kadar 4.000 hingga 6.000 IU per hari. Hal itu untuk menjamin asupan vitamin D pada ASI terpenuhi.

Bayi ASI Masih Butuh Tambahan Vitamin D
Selain itu, hasil penelitian yang dicatat dalam the Annals of Family Medicine menyebutkan, temuan studi ini kebanyakan terbatas untuk ibu menyusui kulit putih. Hasil penelitian ini  tidak berlaku untuk wanita kelompok ras atau etnis lain. 

Meskipun begitu, seorang peneliti dari Case Western Reserve University and Rainbow Babies and Children's Hospital in Cleveland, Ohio, Dr. Lydia Furman mengatakan, setidaknya temuan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada seluruh orangtua. Sehingga, para ibu mengetahui cara yang aman untuk memenuhi asupan vitamin D yang aman kepada bayi mereka.

"Bayi dapat hanya menerima memadai vitamin D jika ibu mereka menerima cukup vitamin D dan karenanya tidak memadai vitamin D dalam air susu ibu mereka, atau jika mereka dilengkapi," kata Furman.

Tapi, suplemen sangat dibutuhkan jika ASI dan susu formula yang diberikan kepada bayi tidak memenuhi kadar minimal vitamin D yang disarankan.






(TIN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id