Pentingnya Melakukan Pemanasan Sebelum Olahraga

    Dhaifurrakhman Abas - 16 Maret 2019 19:34 WIB
    Pentingnya Melakukan Pemanasan Sebelum Olahraga
    Pentingnya Melakukan Pemanasan Sebelum Olahraga (Foto: stocksy)
    Jakarta: Melakukan pemanasan sebelum olahraga tentu sangatlah penting. Hal ini dilakukan untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan ketika Anda sedang melakukan olahraga.

    Namun, terkadang masih banyak orang yang menganggap bahwa pemanasan sebelum olahraga tidaklah penting. Memang, ketika Anda melakukan pemanasan biasanya membutuhkan waktu tambahan sehingga Anda tidak bisa langsung berolahraga tetapi meskipun melakukan pemanasan membutuhkan waktu tambahan sebelum mulai berolahraga. Padahal, pemanasan merupakan salah satu investasi penting yang perlu dilakukan sebelum mulai berolahraga.

    Satu hal yang pasti, melakukan pemanasan secara efektif dapat mencegah Anda mengalami cedera parah, ujar Robert Herbst, personal trainer dan atlet angkat besi.

    "Pemanasan akan meningkatkan fleksibilitas sendi dan jaringan ikat, seperti tendon, sehingga akan mencegah cedera," katanya kepada Elite Daily.

    "Selain itu, otot berkontraksi lebih efisien ketika suhu intinya dinaikkan, sehingga ada sedikit peluang tarikan atau robekan dan kinerja Anda akan lebih baik dan lebih kuat. Pemanasan juga memiliki banyak manfaat bagi Jantung Anda," tambah Herbst.

    Hal ini karena ketika Anda melakukan cardio secara tiba-tiba dapat mengejutkan sistem kardiovaskular Anda. Sebaliknya, pemanasan yang lembut dapat dengan aman melebarkan arteri dan meningkatkan detak jantung Anda untuk memastikan tubuh Anda dapat menangani cardio yang Anda lakukan.

    Adapun berapa lama pemanasan yang seharusnya Anda lakukan, Herbst mengatakan bahwa tidak ada berapa lama waktu yang harus ditentukan untuk melakukan pemanasan. Faktor-faktor seperti waktu olahraga, suhu lingkungan Anda, tingkat aktivitas Anda, dan rasa sakit yang mungkin sudah Anda rasakan sebelumnya dapat menentukan berapa lama Anda perlu melakukan pemanasan.

    "Seseorang harus melakukan pemanasan selama yang dibutuhkan untuk siap berolahraga. Salah satu indikator bahwa Anda sudah cukup melakukan pemanasan adalah jika Anda sudah mulai berkeringat," katanya.

    Satu hal yang perlu diperhatikan adalah peregangan dan pemanasan tidak dapat ditukar. "Lebih baik untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu dan kemudian melakukan peregangan," kata Joe Cannon, MS, CSCS, personal trainer instructor dan ahli fisiologi olahraga.

    Untuk pemanasan yang baik, luangkan waktu melakukan kardio intensitas rendah seperti berjalan di treadmill, mengendarai sepeda stasioner, atau menggunakan mesin elips, sarannya. "Juga, penelitian menunjukkan bahwa peregangan setelah berolahraga sama efektifnya dalam meningkatkan fleksibilitas seperti melakukannya sebelum dan sesudah berolahraga," tutup Cannon.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id