Kedisiplinan Masyarakat jadi Kunci Mencegah Penyebaran Covid-19

    Raka Lestari - 25 Maret 2020 19:14 WIB
    Kedisiplinan Masyarakat jadi Kunci Mencegah Penyebaran Covid-19
    Calon penumpang antre pada pembatas stiker panduan tanda pengatur jarak sosial setiap individu (social distancing) yang dipasang dipintu keberangkatan Stasiun Gambir (Foto: Antara/Nova Wahyudi)
    Jakarta: Pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 tidak hanya ditentukan oleh pemerintah atau tenaga medis, tetapi juga peran masyarakat. Hal ini karena risiko penyebaran dari covid-19 akan semakin bertambah di ruang-ruang publik.

    “Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini pasti akan berbasis pada komunitas. Sangat dipengaruhi oleh bagaimana kita berperan serta di dalam kaitan dengan upaya untuk mencegah dan upaya untuk mengendalikan penyebaran covid-19 ini,” ujar Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dalam Konferensi Pers Update Covid-19 di Kantor BNPB.

    Ia juga menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan dan penularan covid-19 ini. Yuri sangat berharap bahwa masyarakat bisa menjadi subyek dan obyek dari upaya pencegahan penyakit ini.

    "Hal ini karena tidak mungkin dikerjakan oleh beberapa sektor tanpa adanya koordinasi, tanpa kolaboratif dalam penyelesaiannya" ujar Yuri.

    “Penting sekali untuk dilakukan pembatasan, baik jarak fisik maupun kontak fisik dalam komunikasi sehari-hari. Bukan hanya di luar rumah tetapi di dalam rumah pun kita harus laksanakan. Mengapa ini penting? Karena kita sadari sekarang bahwa ini adalah penyakit menular yang menular dari seseorang yang sakit kepada orang sehat melalui percikan ludah (droplets) pada saat yang sakit sedang batuk, bersin atau bicara,” sambunnya.

    Yuri juga menambahakan, percikan langsung yang mengenai saluran napas orang sehat inilah yang sangat-sangat memungkinkan untuk memunculkan penyakit.

    "Ini menjadi sangat penting untuk kita karena pada kondisi saat ini gambaran fisik dari orang yang sakit tidak selalu didominasi oleh orang yang tampak sakit berat, tetapi banyak sekali kasus positif virus ini justru pada orang-orang yang terlihat sakit ringan. Tidak terlihat sakit berat,” tambah Yuri.

    Menurut Yuri, dari beberapa data yang dimiliki pemerintah juga menunjukkan ada beberapa kasus positif covid-19 yang justru tidak bergejala sama sekali.

    “Inilah mengapa kita harus menjaga jarak baik di rumah maupun di luar rumah. Setidak-tidaknya memiliki jarak lebih dari 1,5 meter. Ini adalah kunci,” tutup Yuri.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id