Amankah Penggunaan Hidrogen Peroksida untuk Memutihkan Gigi?

    Raka Lestari - 05 Agustus 2020 08:01 WIB
    Amankah Penggunaan Hidrogen Peroksida untuk Memutihkan Gigi?
    Penggunaan hidrogen peroksidan ini sebaiknya tidak berlebihan karena dapat merusak gigi dan gusi seiring berjalannya waktu. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Banyak orang ingin memiliki gigi yang putih dan bersih. Hal ini menyebabkan peningkatan permintaan terhadap produk pemutih gigi. Dan salah satu bahan yang cukup sering digunakan untuk pemutih gigi adalah hidrogen peroksida. Namun, apakah penggunaan hidrogen peroksida aman untuk digunakan?

    Hidrogen peroksida adalah senyawa kimia asam dan dalam bentuk murni merupakan cairan berwarna biru yang sangat pucat. Selain digunakan untuk produk perawatan mulut, hidrogen peroksida juga sering digunakan untuk pembersih alat-alat rumah tangga seperti zat pemutih atau antiseptik.

    "Hidrogen peroksida mencerahkan dan memutihkan gigi melalui proses kimia, dengan memecah noda dari polimer menjadi monomer melalui proses oksidasi," kata dokter gigi Dr. Lisa Creaven, salah satu pendiri Spotlight Oral Care.

    "Dalam produk pemutihan gigi, ia berfungsi untuk melarutkan noda sehingga gigi secara bertahap dan aman diputihkan tanpa merusak kesehatan gigi," terangnya.

    Namun karena hidrogen peroksida adalah zat pemutih yang kuat, biasanya dalam penggunaan hidrogen peroksida diencerkan dengan produk pemutih lainnya seperti baking soda untuk mencegah kerusakan pada enamel gigi dan gusi.

    “Hidrogen peroksida memiliki rekam jejak yang cukup panjang mengenai keamanan untuk memutihkan gigi tanpa memengaruhi kekuatan enamel gigi secara signifikan,” kata Chris Strandburg, DDS, seorang dokter gigi sekaligus juru bicara Waterpik.

    Meskipun aman, penggunaan hidrogen peroksidan ini sebaiknya tidak berlebihan karena dapat merusak gigi dan gusi seiring berjalannya waktu. Produk pemutih gigi biasanya mengandung hidrogen peroksida sekitar 3 – 20 persen atau lebih di dokter gigi.

    Dr Strandburg merekomendasikan untuk membatasi perawatan menggunakan hidrogen peroksida sekitar 7 – 14 hari per sesi. Setelah itu, berikan waktu untuk jeda pada gigi dan gusi Anda. Jika Anda memiliki lebih dari 20 sesi pemutihan gigi per tahun, Anda berisiko memengaruhi kekuatan enamel gigi Anda karena sifatnya yang agak asam dari konsentrasi hidrogen peroksida yang tinggi.

    Ortodontis Heather Kunen, DDS, MS, salah satu pendiri Beam Street, menyarankan agar tidak menggunakan produk pemutih dengan hidrogen peroksida lebih dari sekali atau dua kali per tahun. en peroksida lebih dari sekali atau dua kali per tahun. "Setelah Anda mencapai tingkat pemutihan yang Anda inginkan (selama tiga sampai 10 hari), tunggu setidaknya enam hingga 12 bulan sebelum memutihkan lagi," tutupnya.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id