Wabah Flu Burung, Amankah Mengonsumsi Daging Unggas?

    Raka Lestari - 04 Februari 2020 06:19 WIB
    Wabah Flu Burung, Amankah Mengonsumsi Daging Unggas?
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Infeksi H5N1 atau virus flu burung pada manusia dapat menyebabkan penyakit parah. Virus ini juga memiliki angka kematian yang tinggi.

    Hampir semua kasus infeksi H5N1 pada manusia, dikaitkan dengan kontak dekat dengan unggas hidup atau mati yang terinfeksi, atau lingkungan yang terkontaminasi H5N1. Namun, apakah berarti mengonsumsi daging unggas dapat menyebabkan penularan virus flu burung ?

    Dikutip dari WHO, mengonsumsi ayam atau daging unggas lainnya aman jika dimasak dengan benar. Sebab, virus ini sangat sensitif terhadap panas.

    Untuk itu baiknya dimasak dengan suhu normal, sehingga makanan mencapai tingkat kematangan mencapai 70° C di semua bagian. Dengan cara itu, bakal membunuh virus.

    Sebagai tindakan standar pencegahan, WHO merekomendasikan agar unggas, produk unggas dan burung buruan liar harus selalu dipersiapkan mengikuti praktik higienis yang baik, dan pastikan daging unggas harus dimasak dengan benar. Rekomendasi ini melindungi konsumen dari beberapa penyakit bawaan makanan yang diketahui dan umum yang dapat ditularkan melalui unggas yang tidak cukup matang.

    Kemudian, WHO juga mengungkapkan studi yang menunjukkan bahwa virus yang sangat patogen, termasuk virus H5N1 ini menyebar ke hampir semua bagian burung yang terinfeksi, termasuk daging. Untuk alasan ini, penanganan unggas dan produk unggas yang tepat selama persiapan makanan dan pemasakan yang tepat sangat penting di daerah yang mengalami wabah flu burung H5N1.

    Konsumen di daerah terinfeksi perlu mewaspadai risiko kontaminasi silang antara unggas mentah dan makanan lain yang tidak akan dimasak sebelum dikonsumsi. Cairan dari unggas mentah atau produk unggas yang terinfeksi tidak boleh diizinkan, selama persiapan makanan, untuk disentuh atau dicampur dengan barang yang dimakan secara mentah.

    Saat menangani unggas mentah atau produk unggas mentah, orang yang memasak harus mencuci tangan dengan seksama dan membersihkan serta mendesinfeksi permukaan yang bersentuhan dengan produk unggas. Sabun dan air panas sudah cukup untuk membunuh virus tersebut.

    Dalam kebanyakan kasus, flu burung pada manusia berkembang menjadi penyakit serius yang harus segera dirawat di rumah sakit dan mungkin memerlukan perawatan intensif, jika tersedia. Obat antivirus oseltamivir dapat mengurangi keparahan penyakit dan mencegah kematian, dan harus digunakan dalam semua kasus.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id