Tips Berjalan ke Luar Rumah selama Pandemi Covid-19

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 Mei 2020 12:03 WIB
    Tips Berjalan ke Luar Rumah selama Pandemi Covid-19
    Berjalan membantu pengaturan berat badan dan meningkatkan mood. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Sekitar dua dari tiga orang Amerika berjalan kaki untuk berolahraga. Angka itu bahkan mungkin lebih tinggi karena negara itu mencoba melarikan diri dari virus corona baru (covid-19) dengan melewatkan gym dan tinggal di rumah.

    Lantaran berjalan membantu pengaturan berat badan dan meningkatkan mood, melangkah keluar rumah untuk berjalan-jalan adalah ide yang bagus. Tetapi, ketika risiko infeksi tinggi, mengendalikan penyebaran virus pun sangat penting.

    "Selama olahraga ringan seperti berjalan dan selama dua atau tiga jam sesudahnya, sel-sel kekebalan yang penting akan keluar pada tingkat yang lebih tinggi dari biasanya, melakukan kontak dengan patogen untuk menyingkirkannya. Orang yang tidak aktif bergerak kehilangan keunggulan ini," ujar David Nieman, profesor ilmu olahraga dan direktur Laboratorium Kinerja Manusia Universitas Negeri Appalachian di Kannapolis, North Carolina. 

    Ada sejumlah tips umum jika Anda tidak terbiasa berjalan untuk berolahraga di luar ruangan. Pertama, pakailah pakaian yang cerah atau bahkan reflektif untuk membuat diri Anda lebih terlihat.

    Tetaplah berpegang pada trotoar agar tetap waspada terhadap pejalan kaki, sepeda, dan mobil di sekitar Anda. Jika Anda harus berada di jalan, berjalanlah di sisi jalan yang membuat Anda berdekatan dengan lalu lintas. Berikut tips lainnya, dikutip dari The Healthy.

    1. Jaga tangan Anda

    Para peneliti telah menyelidiki umur simpan virus corona begitu mendarat pada barang-barang seperti paket, tiang, atau gagang pintu. Menurut University of Alabama di Birmingham, virus dapat hidup hingga tiga hari di permukaan seperti stainless steel dan plastik, misalnya. 

    Itu berarti, transmisi new oronavirus dapat terjadi ketika Anda keluar berjalan dan menyentuh bangku taman, air mancur, bahkan tombol sinyal tiang atau lampu sorot jalanan. Maka demikian, cobalah untuk tidak menyenderkan tangan Anda pada apa pun.

    Namun, jika Anda terlanjur menyenderkan tangan, jangan menyentuh wajah Anda sampai Anda membersihkan atau mencuci tangan. Hal itu dinyatakan oleh Allyn Resch, MD, ahli penyakit dalam dan pulmonolog yang juga telah berdinas untuk pasien covid-19 di rumah sakit pedesaan di Alabama. 

    Jauhkan tangan Anda dari wajah tidak selalu mudah karena kebiasaan itu seringkali tidak disadari. Anda mungkin menyadari ketika telah menyeka bagian hidung atau menggaruk bibir atas Anda karena merasa gatal-gatal.

    "Jika Anda berkeringat dan menyeka dahi Anda, bawalah tisu beralkohol dan segera bersihkan tangan Anda sebelum dan sesudah Anda menyentuh wajah," paparnya.

    2. Kenakan masker

    Masih banyak yang para ahli tidak mengerti tentang bagaimana virus itu berperilaku di luar ruangan, tetapi Center for Disease and Control and Prevention mengatakan bahwa menutup mulut dan hidung Anda dengan kain penutup wajah adalah cara penting untuk melindunginya dari penularan covid-19 melalui udara.

    "Jika Anda sendirian di luar ruangan, aman untuk pergi tanpa, tetapi jika Anda keluar berjalan dengan orang lain atau taman atau jalan ramai, maka semua orang harus memakai topeng atau syal seperti pelindung kaki leher," tutur Nieman, yang diakui sebagai pelopor dalam bidang latihan imunologi.

    "Ini membatasi tetesan virus potensialmu agar tidak menyebar ke teman atau orang yang lewat. Ketika mereka melakukannya, mereka membatasi potensi penyebarannya padamu," tambahnya.

    3. Disinfektan-kan sepatu Anda

    Tetesan pernapasan keluar dari udara setelah seseorang batuk, bersin, berbicara dengan keras, atau bahkan bernyanyi. Partikel-partikel virus itu pun dapat tetap berada di tanah dan melekat pada bagian bawah sepatu Anda karena sepatu Anda menginjaknya.

    Sebuah studi dalam jurnal Emerging Infectious Diseases, dipaparkan bahwa virus bisa berada di lantai rumah sakit. Bahkan, staf medis ICU juga bisa saja memiliki sepatu yang terpapar virus penyebab covid-19. 

    Para peneliti mendeteksi virus di lantai farmasi di bagian lain rumah sakit, menunjukkan bahwa virus telah bepergian ke sana dengan sepatu staf itu. Jadi, sebelum datang ke rumah Anda, gunakan lap disinfektan untuk membersihkan sepatu Anda beserta solnya.

    4. Tetap bersih di gym

    Anda mungkin lebih suka berjalan di atas treadmill, karena telah banyak kota yang mulai membuka kembali fitness center. Perlu diingat bahwa lingkungan klub kesehatan pasca-covid-19 cenderung berbeda secara drastis. Jarak sosial akan diberlakukan secara ketat untuk mencegah risiko penularan.

    Orang yang tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala pun masih bisa menularkan virus corona baru kepada orang lain yang memiliki daya tahan tubuh rendah. Maka dari itu, tanyakan tentang kebijakan anti-virus yang diterapkan tempat gym Anda.

    Jika prosedur perlindungan tidak tersedia, Anda dapat menggunakan masker dan tisu dosinfektan Anda sendiri untuk membersihkan treadmill dan pemanjat tangga, sebelum dan sesudah digunakan.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id