4 Penyebab Mengapa Berat Badan Naik setelah Menstruasi

    Raka Lestari - 20 Juli 2019 09:00 WIB
    4 Penyebab Mengapa Berat Badan Naik setelah Menstruasi
    Anda menahan banyak cairan ketika menstruasi, dan kenaikan berat badan itu akan hilang setelah menstruasi
    Jakarta: Beberapa wanita mungkin menyadari bahwa ketika memasuki masa-masa menstruasi, biasanya berat badan mereka bertambah. Kenaikan berat badan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor dan terkadang berat badan yang naik itu bersifat sementara.

    "Anda menahan banyak cairan ketika menstruasi, dan kenaikan berat badan itu akan hilang setelah menstruasi," ujar Lauren Streicher, MD, profesor klinis kebidanan dan kandungan di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

    Meski demikian, tetap perhatikan beberapa faktor dibawah ini jika Anda mengalami kenaikan berat badan saat menstruasi:

    1. Hormon

    "Hormon estrogen akan berada pada titik puncak selama bagian akhir dari siklus menstruasi, tepat sebelum Anda mengalami menstruasi," ujar Mary Jane Minkin, MD, profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale School of Medicine.

    Kadar estrogen yang tinggi itu secara tidak langsung dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan, membuat Anda merasa kembung, dan berpotensi menyebabkan Anda mendapatkan beberapa tambahan berat air.

    Hormon lain yang berperan di sini adalah progesteron. Menurut Natasha Johnson, MD, seorang ginekolog di Brigham and Women's Hospital, kadar progesteron yang melonjak di paruh kedua siklus Anda, menyebabkan retensi air, nyeri payudara, dan terkadang penambahan berat badan karena adanya tambahan berat air.

    2. Mengidam

    Mengidam tidak hanya dialami oleh wanita hamil, tetapi wanita yang akan memasuki jadwal menstruasi pun bisa mengidam. Berbagai jenis makanan pun dikonsumsi, karena nafsu makan yang meningkat.

    "Namun sayangnya, kebanyakan makanan tersebut sebenarnya tidak dibutuhkan tubuh. Mengunyah keripik asin dan karbohidrat sederhana, seperti permen atau donat, menyebabkan retensi cairan," kata Lisa Dabney, MD, asisten profesor kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Icahn School of Medicine di Mount Sinai Hospital. 

    3. Malas berolahraga

    Saat akan mengalami menstruasi, umumnya wanita mengalami perut yang kembung, malas, dan lelah. Ada baiknya untuk melakukan banyak gerak, seperti berolahraga.

    Sebab olahraga yang mengeluarkan keringat dapat membantu menjaga tubuh Anda dan berat badan Anda. Berkeringat sendiri membantu Anda menurunkan berat badan ekstra dan kenaikan endorphin dapat mengurangi kram di perut.

    4. Terlalu banyak mengonsumsi kafein

    Sangat mudah untuk memilih kafein sebagai cara meningkatkan semangat ketika Anda merasa tidak berenergi menjelang menstruasi. Namun mengonsumsi kafein terlalu banyak dapat menyebabkan gastrointestinal, seperti kembung dan perut tidak nyaman.

    "Beberapa wanita juga sering keliru dengan memilih minuman berkarbonasi.  Padahal sebenarnya minuman ringan mengandung banyak gula dan pemanis buatan yang bisa memperburuk kembung Anda," kata Sara Twogood, MD, asisten profesor kebidanan dan kandungan di University of Southern California Keck School of Medicine.

    Mengenal Gejala Fisik & Emosional Saat PMS


    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id