Apakah Gangguan Bipolar Bersifat Genetik?

    Raka Lestari - 18 Agustus 2020 12:32 WIB
    Apakah Gangguan Bipolar Bersifat Genetik?
    Apakah bipolar dapat diturunkan secara genetik? Berikut penjelasan ahli. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Gangguan bipolar, atau yang juga dikenal dengan depresi manik adalah gangguan kesehatan mental yang melibatkan perubahan suasana hati yang ekstrem.

    Para ahli tidak tahu persis apa yang menyebabkan gangguan bipolar, tetapi penelitian menunjukkan bahwa ada komponen genetik dan lingkungan yang berkontribusi dalam mengembangkan penyakit ini.

    "Gangguan bipolar ditandai dengan memiliki riwayat episode depresi tetapi lebih khusus lagi setidaknya satu episode manik," kata Jared Heathman, MD, seorang psikiater di Houston, Texas. 

    “Gejala pada episode manik diantaranya adalah berkurangnya kebutuhan untuk tidur, peningkatan kecepatan berbicara, distraksi, dan perilaku impulsif yang berkontribusi pada disfungsi sosial atau pekerjaan.”

    Gen yang menyebabkan gangguan bipolar masih belum diketahui, sehingga sulit untuk menjelaskan bagaimana mekanisme yang pasti mengenai diturunkannya gangguan bipolar secara genetik. Salah satu teori menyebut bahwa beberapa gen yang berbeda dapat berkontribusi pada gangguan bipolar.
     
     


    “Gangguan bipolar terjadi ketika sesuatu yang disebut dengan model stres diathesis. Ini berarti seseorang mungkin bisa mewarisi risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan bipolar, tetapi gangguan bipolar baru dapat terjadi ketika seseorang tersebut mengalami stres fisik atau mental yang parah,” kata Aimee Daramus, PsyD, seorang psikolog klinis berlisensi.

    Menurut studi Journal of Psychiatry & Neuroscience yang diterbitkan pada tahun 2012, seseorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan gangguan bipolar memiliki peluang 15 – 35 persen lebih besar untuk mengembangkan kondisi tersebut.

    Heathman dalam laman Insider mengatakan orang dengan gangguan bipolar memiliki sekitar 10 persen kemungkinan untuk memiliki anak dengan gangguan tersebut juga. Menurutnya, kebanyakan kasus dari gangguan bipolar memang terjadi juga pada keluarga mereka meskipun tidak semuanya.

    Jika Anda memiliki orang tua atau kerabat dengan gangguan bipolar dan khawatir bisa mengalami hal yang sama, Heathman mengatakan tidak ada cara yang bisa mencegahnya tetapi Anda bisa belajar untuk mengelola gejalanya.

    “Gaya hidup yang sehat termasuk juga dengan pola makan yang sehat dan olahraga yang teratur, serta mendapatkan waktu tidur yang cukup dapat mengurangi frekuensi terjadinya gangguan bipolar,” tutup Heathman.

    (TIN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id